<< back

Perjalanan Misi KOM 300 GBI - PRJ Angkatan 6

MISI KOM 300 GBI - PRJ CK-7

PERSIAPAN

  1. Menabung : Setiap peserta KOM 300 komitmen untuk menabung setiap pertemuan kelas. Jumlah tabungan disepakati bersama. Uang tabungan dikumpulkan kepada bendahara yang sudah di pilih.
  2. Doa & Puasa : Ketua kelas mengkoordinir semua peserta mengambil waktu untuk berdoa & berpuasa bersama diluar pertemuan kelas. Tentukan hari, waktu dan tempat.
  3. Unity : Jalin kesatuan dan kekompakan team, explore setiap potensi dan talenta peserta.

PERENCANAAN

  1. Survey : Ambil waktu untuk meninjau tempat Misi (Desa Binaan). Kumpulkan semua data yang diperlukan.
  2. Program Misi : Membuat program Misi, dalam bidang sosial dan rohani. Minta arahan dari Penanggung jawab dan Pembina.
  3. Sosialisasi : Presentasikan program Misi melalui ibadah, sarana media dan sarana - sarana lainnya.

KEGIATAN

  1. Pra Misi : Mempersiapkan semua keperluan Misi (Rundown acara, dana, pengobatan gratis, bakti sosial dan program Misi lainnya).
  2. Misi : Melakukan Misi.
  3. Pasca Misi : Setiap peserta mengambil waktu bersama untuk evaluasi hasil Misi.

PELAPORAN

  1. Rekapitulasi : Membuat arsip dan berkas-berkas keuangan (Pemasukan dan Pengeluaran).
  2. Dokumentasi : Mengedit semua dokumentasi.
  3. Presentasi : Presentasikan Misi kepada kelas KOM 300 angkatan berikutnya.

KONSEP DASAR DESA BINAAN

  • LATAR BELAKANG
  • Berdasarkan keputusan Gembala CK-7, pelaksanaan Misi/Penginjilan GBI CK-7 hanya difokuskan ke Desa Binaan, dengan pertimbangan Misi yang berkesinambungan dan tuntas.

    Dimulai dari praktek lapangan dan implementasi atas pengajaran materi KOM 300 yang bermotto sebagai "Prajurit Tuhan", kelas KOM 300 angkatan V GBI - PRJ melakukan sebuah Mission Trip ke Desa Mororejo dan Desa Bulusari RT 015 RW 006, Kec Kaliwungu, Kab Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 27 - 29 September 2013.

    Kedua desa ini dimaksudkan sebagai desa yang akan dibina oleh team GBI - PRJ, melalui divisi misi yang juga didukung dan bekerja sama dengan divisi - divisi lainnya dalam gereja, seperti team doa, team pengajaran dan lainnya.

    Setiap angkatan KOM 300 akan melakukan Mission Trip sebagai syarat kelulusan kedua desa ini, dengan mengikuti acuan konsep dasar yang sudah ada sampai suatu titik dimana kedua desa tersebut dinilai sudah matang dan dewasa.

  • PRINSIP KEHIDUPAN
  • Kedua desa akan diajarkan untuk bertindak dan berperilaku sesuai prinsip seperti berikut :

    1. Mengandalkan Tuhan dalam setiap perkara, sehingga apapun yang kita lakukan akan diberkati Tuhan.
    2. Mengucap syukur dalam segala keadaan baik itu sehat atau sakit, berkecukupan atau berkekurangan.
    3. Hidup takut akan Tuhan, sehingga setiap orang bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya.
    4. Hidup rendah hati, karena kesombongan itu adalah awal dari kejatuhan. Tidak segan untuk berbagi ilmu, pengetahuan dan keterampilan kepada sesama.
    5. Hidup dalam kejujuran, karena Tuhan akan memberi pertolongan kepada orang - orang yang jujur dan hidupnya tidak bercela.
    6. Menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama, tanpa membeda-bedakan SARA.
  • MAKSUD DAN TUJUAN
  • Bagi GBI - PRJ program KOM merupakan salah satu sarana penting untuk mewujudkan Visi gereja, yaitu "Menjadi Gereja yang berkarakter Kristus dan berdampak bagi sesama". Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga mengacu kepada Misi dari GBI - PRJ, yaitu "Membangun Karakter Kristus dengan melengkapi setiap tahapan kehidupan melalui penggembalaan, pengajaran, pelatihan dan teknologi".

    Karena itu tujuan dari kegiatan ini adalah :

    1. Pengembangan Masyarakat yang dilayani, baik dalam bidang perekonomian, keterampilan dan kerohanian sesuai dengan prinsip - prinsip dasar tersebut diatas.
    2. Menjadi sarana bagi peserta KOM 300 untuk mempraktekan semua ilmu yang dipelajari dalam program KOM.
    3. Membangun karakter yang Alkitabiah diantara peserta KOM 300.
    4. Merupakan perwujudan dari upaya menjadi Gereja yang berdampak bagi sesama.
  • PROGRAM PENGEMBANGAN
    1. Perbaikan Gedung Gereja Jemaat Kristus Indonesia (GJKI) di Bulusari.
    2. Kondisi awal:

      • Cat dinding terkelupas
      • Pintu rusak
      • Atap bocor
      • Daya listrik 450 watt

      Tindakan yang sudah dilakukan KOM 300 Angkatan V :

      • Pengecatan dinding
      • Mengganti pintu utama gereja dengan daun pintu yang baru
      • Perbaikan atap gereja
      • Membuat talang air guna menghindari kebocoran terjadi lagi
      • Menaikkan daya listrik menjadi 900 watt

      Kondisi saat ini :

      • Kondisi gereja masih dalam keadaan baik

      Untuk diperhatikan :

      • Kondisi gereja dipantau agar senantiasa dalam keadaan baik
    3. Perbaikan Gedung Gereja Jemaat Kristus Indonesia (GJKI) di Mororejo
    4. Kondisi awal :

      • Cat dinding terkelupas
      • Pintu rusak
      • Dinding luar depan, samping kiri dan kanan belum dicat
      • Belum ada saluran air bersih
      • Daya listrik 450 watt

      Tindakan yang sudah dilakukan KOM 300 Angkatan VI :

      • Pengecatan dinding
      • Mengganti pintu utama gereja dengan daun pintu yang baru
      • Perbaikan atap gereja
      • Air bersih (PAM) sudah masuk gereja
      • Menaikkan daya listrik menjadi 900 watt

      Kondisi saat ini :

      • Kondisi gereja masih dalam keadaan baik

      Untuk diperhatikan :

      • Kondisi gereja dipantau agar senantiasa dalam keadaan baik
    5. Pembuatan MCK Umum
    6. Kondisi awal :

      • Tidak tersedia MCK yang layak ditempat umum

      Tindakan yang sudah dilakukan KOM 300 Angkatan V :

      • Membuat 2 (dua) MCK Umum yang terletak di samping masjid
    7. Pengecoran Jalan
    8. Kondisi awal :

      • Jalan tahan dan rusak

      Tindakan yang sudah dilakukan KOM 300 angkatan VI :

      • Mengecor jalan sepanjang 100 meter di Mororejo (depan gereja)
    9. Kerajinan Bambu
    10. Kondisi awal :

      • Kurang modal
      • Kurangnya ilmu dan keterampilan

      Tindakan yang sudah dilakukan KOM 300 Angkatan V :

      • Memberikan bahan baku bambu senilai Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah)
      • Memberikan pengarahan mengenai design dan tips untuk produksi massal
    11. Kerajinan Tangan & Pembuatan Sangkar Burung
    12. Kondisi awal :

      • Kurangnya modal
      • Kurangnya ilmu dan keterampilan

      Tindakan yang sudah dilakukan KOM 300 Angkatan VI :

      • Memberikan bahan baku bambu, pengarahan mengenai design dan tips untuk produksi massal
      • Memberikan Pelatihan dan bahan kerajinan tangan
    13. Pelatihan Komputer & Panggung Boneka
    14. Kondisi awal :

      • Kurangnya ilmu dan keterampilan dibidang komputer
      • Keterbatasan materi dan alat-alat guru-guru sekolah minggu

      Tindakan yang sudah dilakukan KOM 300 :

      • Memberikan pelatihan dan sertifikat komputer
      • Memberikan pelatihan dan alat-alat panggung boneka
    15. Pertanian
    16. Tindakan yang sudah dilakukan KOM 300 :

      • Mengadakan latihan bertema "Memanfaatkan Dari Alam Untuk Alam" yaitu membuat pupuk humus dari dedaunan
      • Memberikan alat-alat untuk pembuatan pupuk humus
    17. Peternakan
    18. Tindakan yang sudah dilakukan KOM 300 Angkatan VI :

      • Memberikan 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing untuk dipelihara & dikembangkan

Video