<< back

Affluenza

Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri (Roma 15:1)

Setiap orang percaya dipanggil untuk tidak menjadi serupa dengan dunia ini dan mengalami pembaruan budi, sehingga dapat mengetahui kehendak Allah; apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Roma 12:2). Oleh karena itu, sekalipun kecenderungan hidup konsumtif mulai menjalar di sekitar kita, marilah kita memohon pertolongan Allah agar dapat mengambil sikap yang berbeda. Sikap yang tidak hanya mengejar kenikmatan duniawi bagi diri sendiri, tetapi juga mau menyatakan kasih Allah dengan berbagi berkat kepada yang lemah dan membutuhkan. Hidup menjadi saluran berkat Tuhan bagi sesama dan tidak hanya menikmatinya sendiri. Firman Tuhan mengingatkan tentang kewajiban kita untuk menanggung kelemahan mereka yang tidak kuat dan jangan hanya mencari kesenangan diri sendiri. 

Mari kita bermurah hati kepada mereka yang membutuhkan, agar sebagai anak-anak Allah kita tampil secara berbeda dengan dunia ini dan terhindar dari "affluenza" yang dapat menyebabkan berbagai penyakit jasmani dan rohani.

KEMURAHAN HATI MERUPAKAN TANGGAPAN TERBAIK, ATAS BERKAT YANG TELAH KITA TERIMA DARI TUHAN