<< back

Jadilah Bintang

Orang-orang ... yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran [akan bercahaya] seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya (Daniel 12:3)

Ketika Daniel dan teman-temannya ditangkap oleh bangsa penyerbu yang kejam, tampaknya mustahil nama mereka akan terdengar lagi. Tetapi tak lama kemudian, para pemuda saleh ini justru menjadi menonjol karena cerdas dan dapat dipercaya.

Ketika raja mendapat mimpi yang tidak dapat diulangi atau ditafsirkan oleh orang-orang bijak di istana raja, ia menghukum mati mereka. Setelah semalaman berdoa bersama teman-temannya, Daniel menerima isi mimpi raja tersebut dan tafsirannya dari Allah. Maka, raja mempromosikan Daniel menjadi penasihat utamanya.

Kisah ini sudah cukup luar biasa jika berakhir di situ. Namun, beberapa orang terpelajar percaya bahwa pengaruh Daniel di Babel membuat orang sadar akan adanya berbagai nubuatan tentang Mesias, tentang Juru Selamat yang akan lahir di Betlehem. Pengajaran Daniel mungkin dijadikan alasan oleh orang-orang bijak dari Timur yang 500 tahun kemudian mengikuti bintang sampai ke bagian dunia yang terpencil dan asing. Mereka menemukan Raja yang masih bayi, menyembah-Nya, dan kembali ke negeri mereka dengan kabar baik tentang perjalanan Allah yang luar biasa ke dunia (Matius 2:1-12).