• Pdt. Johan Lumoindong
  • 25 Maret 2012
  • Ibadah Raya II & III - Pk. 09.00 & Pk. 11.15 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 - 6230 3360 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Menjaga Hati

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Ams 4:23)

Alkitab mengajarkan kita untuk selalu menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan. Dalam terjemahan lain tertulis “Jagalah hatimu melebihi segala sesuatu yang harus kita jaga”. Mengapa kita harus jaga hati? Karena dari hati terpancar keluar seluruh kehidupan kita. Siapa yang menjaga hati maka ia akan tetap hidup dan diberkati Tuhan. Masalah selalu ada dalam hidup kita tapi respon hati yang benar menentukan cepat atau lambatnya masalah itu dapat diselesaikan.

Tanda - tanda orang yang menjaga hati :

  1. Memandang Kepada Tuhan
  2. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.” (Ibr 12:2)

    Segala masalah dalam kehidupan kita dapat membuat kita susah, kecewa, marah, duka, tapi semua dapat kita lewati ketika mata kita memandang kepada Tuhan. Memandang dunia ini adalah seperti memandang suatu kesukaran bahkan kebinasaan namun memandang Tuhan memberikan kekuatan baru untuk terus berharap Tuhan sanggup menolong kita. Jaga hati kita dengan mata yang terus memandang kepada Tuhan.

  3. Harus Menguji Segala Sesuatu
  4. “Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.” (Ibr 2:1)

    Seringkali kita mendengar tentang segala sesuatu yang tidak baik dan buruk, Alkitab mengajarkan kita untuk menguji segala sesuatu dengan lebih teliti. Menjaga hati dengan menguji segala sesuatu agar hidup kita diberkati Tuhan dan hidup dalam kebenaran.

  5. Selalu Mengucap Syukur
  6. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (I Tes 5:18)

    Sekalipun kita merasakan yang tidak baik dalam hidup kita, hendaklah kita harus terus menjaga hati kita dengan mengucap syukur dalam segala hal yang kita alami. Ucapan syukur yang keluar dari hati yang tulus dihadapan Tuhan, sanggup menggerakkan hati Tuhan untuk memberikan mujizat disaat yang tepat waktu kita membutuhkannya.

  7. Peperangan Rohani
  8. “hari peniupan sangkakala dan pekik tempur terhadap kota-kota yang berkubu dan terhadap menara penjuru yang tinggi.” (Zef 1:16)

    Hidup kekristenan selalu berbicara tentang peperangan rohani. Selalu doakan orang-orang yang kita kasihi karena hidup kita berada dalam medan peperangan melawan kuasa-kuasa roh jahat yang selalu mencoba menggagalkan kehidupan keberhasilan anak-anak Tuhan.

Tuhan selalu menjanjikan yang terbaik bagi anak-anakNya. Masalah yang datang adalah proses kita untuk semakin dewasa dalam Tuhan. Tetap jaga hati kita agar berkat Tuhan senantiasa mengalir dalam hidup kita, dengan memandang kepada Tuhan, menguji segala sesuatu yang kita dengar, mengucap syukur dalam segala hal dan hidup senantiasa dalam peperangan rohani. Tuhan menjanjikan kita untuk menjadi orang yang lebih dari pemenang oleh karena itu jaga hati kita untuk terus kuat dalam Tuhan. Amin…

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

49 50 51 52 53 54 55 56
  • 03 Agust 2014, IR1 - IR5
  • Pdm. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
  • 10 Agust 2014, IR1
  • Ev. DR. Inge Handoko STh
  • 10 Agust 2014, IR2 - IR5
  • Pdt. Rubin Ong
  • 17 Agust 2014, IR1 - IR3
  • Pdt. Jeffrey Rahmat
  • 17 Agust 2014, IR5
  • Pdt. M Riza Solihin
  • 24 Agust 2014, IR1 - IR5
  • Ps. Edward Supit
  • 31 Agust 2014, IR1 - IR3
  • Pdt. Petra Fanggidae, M. Div
  • 31 Agust 2014, IR5
  • Ps. Indri Gautama

Aplikasi GBI - PRJ

close