• Ev. Lily Sulistyo
  • 26 Januari 2017
  • Women Of Integrity - Pk. 10:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Be Strong! (Jadilah Kuat)

Jika kita bisa ada sampai dengan hari ini, kita percaya karena Tuhan punya tujuan dan rencana yang besar bagi kita. Keberadaan kita saat ini tak luput dari berbagai tantangan-tantangan yang harus kita hadapi. Apakah kita pernah mengalami kesulitan? Atau pernahkah bertemu dengan orang yang memiliki karakter "Amplas" dalam hidup kita? Amplas adalah alat yang kita pakai untuk menumpulkan sesuatu yang tajam dengan cara menggosok-gosokkan amplas tersebut. Ciri-ciri karakter orang "amplas" adalah 1). kita cenderung malas untuk berkomunikasi dengan orang amplas, 2). Rasa tidak nyaman jika kita bertemu dengan mereka, 3). Karena tidak ingin bertemu maka kita memiliki Rasa Bersalah, perasaan bersalahkan muncul karena ketika "amplas" ingin bertemu kita akan mencari banyak cara dan alasan untuk tidak bertemu, 4). Menyimpan Dalam Hati, setiap perkataan dan perbuatan yang tidak baik hanya bisa kita simpan dalam hati karena kita enggan berurusan dengan "Amplas".

Tahun 2017 adalah tahun Pedang, dimana Tuhan akan memurnikan seluruh kehidupan kita, baik melalui orang terdekat seperti pasangan, orang tua, mertua dll maupun orang jauh seperti rekan kerja atau warga yang ada dilingkungan kita. Konflik dalam rumah tangga yang sering terjadi adalah antara mertua perempuan dan menantu perempuan. Hal ini seringkali terjadi karena kurangnya pengertian tentang arti pernikahan dimana ketika dua pribadi yang ingin bersatu harus meninggalkan ayah dan ibunya sehingga pasangan yang memulai hidup yang baru memiliki keberadaan yang utuh sebagai suami istri yang bertanggung jawab kepada Tuhan. Orang tua sering tidak memahami hal ini sehingga menganggap anaknya tetap berada dalam pemantauannya. Konflik seperti ini bisa disingkirkan dengan pemahaman yang benar tentang kebenaran Firman Tuhan yang mengatur tentang pernikahan.

Tiga hal mengapa Tuhan ijinkan "Amplas" ada dalam hidup kita:

  1. Menunjukkan Hati Yang Tulus
  2. Tuhan mengijinkan "amplas" datang dalam hidup kita untuk membongkar kedalaman hati kita dalam mengasihi sesama. Diperhadapkan dengan "amplas" akan menunjukkan apakah hati kita tulus untuk menerima orang tersebut dan memandang mereka sebagaimana objek kasih Allah.

  3. Bertumbuh Kearah Yang Tuhan Mau
  4. Tuhan ijinkan banyak orang yang tidak menyenangkan untuk membentuk karakter kita sesuai dengan maunya Tuhan. Kita tahu bahwa tidak ada satupun yang terjadi dalam hidup kita tanpa seijin Tuhan. Hidup kita adalah milik Tuhan jadi apapun yang Tuhan ijinkan karena Ia mau kita masuk dalam proses dan menjadi dewasa dalam karakter yang sesuai dengan Firman Allah.

  5. Tanda Orang Yang Mengasihi Tuhan
  6. Tanda orang yang mengasihi Tuhan adalah mengasihi sesamanya. Tuhan ingin agar kita memiliki standar kasih yang Tuhan miliki yaitu untuk melayani orang-orang yang membutuhkan kasih. Tuhan datang kedunia bukan untuk orang benar tapi untuk melayani orang-orang yang tidak diperhitungkan oleh dunia. Musa adalah tokoh Alkitab yang tercatat sebagai pribadi yang berhati paling lembut. Sebagai seorang pemimpin, ia ditolak oleh bangsa Israel. Namun ketika ia ditolak, ia tetap meminta agar Tuhan tidak memusnahkan bangsa Israel. Musa memiliki hati yang tulus dihadapan Tuhan, sekalipun ia ditolak tapi ia tetap rendah hati untuk memimpin bangsa Israel masuk dalam Tanah Perjanjian.

Langkah-langkah untuk menjadi menang dari "Amplas" :

  1. Berdoa Untuk Hati Kita
  2. berdoalah untuk hati kita sendiri dengan kerendahan hati, minta tolong agar Tuhan melembutkan hati kita untuk tetap mengasihi orang-orang yang menyakiti kita.

  3. Doakan Orang Yang Menyakiti Kita
  4. Doa adalah senjata ampuh untuk bertahan, mungkin sulit bagi kita untuk berdoa bagi orang yang menyakiti kita tapi kita harus percaya bahwa Tuhan yang memberikan kita kuasa untuk terus berjuang melawan keinginan daging sehingga kita bisa mengampuni orang yang menyakiti dan pemulihan akan terjadi.

  5. Jangan Putus Hubungan
  6. Jangan menghindari orang "amplas" dalam hidup kita. Kasih akan memenangkan hati yang keras. Tabur kasih sayang yang baik maka kita akan menuai yaitu hubungan yang harmonis diantara sesama.

  7. Cari Cara Untuk Memberkati
  8. Konflik bisa terjadi jika ekspektasi orang lain terlalu besar terlalu besar kepada kita tapi itu bisa diselesaikan dengan mencari cara untuk memberkati walau dengan hal yang sederhana. Perbuatan baik yang diserta ketulusan mampu membuahkan hal besar yang tidak pernah duga.

  9. Berikan Anugerah
  10. Berikan anugerah kepada orang-orang yang menyakiti kita yaitu pengampunan karena orang-orang seperti itulah yang membutuhkan belas kasihan. Maka dari itu, lepaskan pengampunan dari hati yang terdalam dan pandang mereka sebagai orang-orang yang butuh kasih Bapa.

  11. Menyadari Hidup Kita "Amplas"
  12. Tanpa kita sadari, bisa saja ternyata kita menjadi amplas bagi orang lain. Diluar batas kemampuan, terlontar kata-kata yang tidak berkenan dihati orang lain sehingga mereka tersakiti. Oleh karena itu, mari kita instropeksi diri terus menerus agar kita bisa total dalam menjadi berkat bagi sesama kita.

"Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus." (2 Tim 2:1)

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"