• Pdm. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
  • 14 April 2017
  • Ibadah Jumat Agung I & II - Pk. 08:00 & 10:30 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

AT THE CROSS (PADA SALIB-NYA)

Perjamuan Kudus berusaha disesatkan oleh lukisan Leonardo Da Vinci yang berupa duduk di meja. Padahal, yang benar adalah secara lesehan atau duduk di bawah (lihat gambar).


 


Yudas Iskariot pun berada dekat dengan Yesus alias termasuk VIP.

"Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku'" (Mat. 26:21)

Tuhan Yesus pun tahu karena Dia mahatahu dan berkata bahwa akan ada yang mengkhianati-Nya.

"Ia menjawab: 'Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku'" (Mat. 26:23)

Dialah Yudas yang termasuk VIP atau orang penting tadi.

Di Taman Getsemani, Tuhan Yesus menyerahkan kehendak-Nya, dan membiarkan kehendak Bapa yang jadi.

"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi" (Luk. 22:42)

Kita pun bisa saja mempunyai kehendak pribadi dan boleh meminta apa saja, tetapi biarlah Tuhan saja yang menentukan & kehendak-Nya yang jadi buat hidup kita.

Kata Getsemani sendiri berasal dari bahasa Ibrani Gat-Šmânim yang berarti alat pemeras (penghasil) minyak. Makna Taman Getsemani adalah tempat pemrosesan/pemerasan buah zaitun (yang tidak berharga) menjadi minyak yang berharga. Artinya, ada proses penyerahan kehendakku menjadi kehendak-Mu yang terjadi (pelepasan hak) -> seperti karakter Kristus yang rela mati disalib (crux) sesuai salah satu dari tiga jenis hukuman pemerintahan Romawi masa itu, bukan dibakar hidup-hidup (crematio atau kremasi) ataupun dipenggal kepala (decollatio).

Tuhan Yesus membayar harga yang mahal yaitu darah & nyawa-Nya untuk menyelamatkan dan menebus kita dari dosa. Bahkan, Dia rela ditukarkan dengan pembebasan seorang penjahat bernama Barabas. Yesus pun mau mati bagi kita semua agar kita beroleh hidup yang kekal. Baca Mazmur 88:2-18 untuk mengerti gambaran penderitaan Yesus secara luar biasa demi menyelamatkan kita semua.

TUJUAN KEMATIAN TUHAN YESUS:

  1. Mengampuni dosa dan menyelamatkan jiwa manusia. -> DONE (SUDAH DILAKUKAN)
  2. Yesus akan datang kembali, Ia berharap banyak jiwa yang akan dimenangkan bagi-Nya. -> AMANAT AGUNG (MATIUS 28:19-20)

Tuhan Yesus mau dan rindu satu hal dalam hidup kita setelah menyelamatkan kita dari dosa dan kematian kekal, yaitu kita melakukan Amanat Agung tersebut. Jangan sia-siakan kematian-Nya. Hormati Dia. Hari Jumat Agung ini kita memperingati hari kematian Tuhan Yesus. Sudahkah Anda mengalami dan melakukan dua hal ini dalam hidup Anda, yaitu:

SUDAHKAH ANDA:

  1. DISELAMATKAN?
  2. MEMENANGKAN JIWA dan KELUARGA ANDA BAGI YESUS KRISTUS?

Jadikanlah Tuhan Yesus sebagai segala-segalanya di dalam hidup kita. Milikilah tekad untuk menyenangkan hati-Nya. Bersandarlah hanya kepada-Nya. Puji dan sembahlah Dia sebagai Raja dan Tuhan dalam hidup kita selama-lamanya.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"