• Ev. Lily Sulistyo
  • 07 Mei 2017
  • Ibadah Raya I - II - Pk. 07:00 - 09:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

BERKAT PENUAIAN MUJIZAT

"Ia berkata kepadaku: "Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar, sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup. Maka penangkap-penangkap ikan penuh sepanjang tepinya mulai dari En-Gedi sampai En-Eglaim; daerah itu menjadi penjemuran pukat dan di sungai itu ada berjenis-jenis ikan, seperti ikan-ikan di laut besar, sangat banyak." (Yehezkiel 47:8-10)

Tahun ini adalah tahun penuaian mujizat, kita rindu semua mengalami penuaian ini. Ayat di atas berbicara tentang laut mati, dimana tidak ada mahluk hidup kecuali planton-planton. Namun Yehezkiel bernubuat bahwa laut mati tidak akan menjadi mati lagi, karena air yang asin ini akan menjadi tawar dan akan banyak ikan-ikan yang hidup di dalamnya.

Sekalipun kita ada di padang gurun, Tuhan sanggup mengadakan mujizat. Di tempat sekering apa pun kita berada Tuhan sanggup melakukan mujizat Nya untuk memberkati kita, dan kita menjadi berkat bangi banyak orang. Kita adalah pekerja-pekerja Tuhan (Mat 4:19)

Kalau kita memiliki pergumulan yang besar, kita akan mengalami mujizat yang besar juga, sehingga berkat yang kita terima besar juga. Berkat itu dipergunakan juga untuk memberkati orang lain.

Lukas 5:1-5, menceritakan tentang Simon Petrus yang menerima mujizat Tuhan Yesus ketika menjaring ikan yang banyak di danau Galilea. Ketaatan Simon kepada perintah Tuhan mengakibatkan dia memperoleh ikan yang banyak. Simon memanggil orang-orang di sekitarnya, sehingga mereka semua menikmati berkat mujizat yang besar. Kita jangan pernah membatasi Tuhan bekerja. Sekalipun kita di padang gurun, Tuhan sanggup memberkati kita. Tuhan sanggup mengirimkan "ikan" (berkat) kepada kita dimanapun kita berada.

Mujizat 5 roti dan 2 ikan membuat lima ribu laki-laki makan kenyang dan sisa 12 bakul menunjukkan bahwa Tuhan sanggup melipatgandakan yang sedikit menjadi berlimpah. Hitungan manusia tidak sama dengan hitungan Tuhan. Tuhan Yesus yang sanggup melakukan mujizat 2000 tahun yang lalu, Tuhan yang sama sanggup melakukannya juga kepada kita. Tidak ada satupun yang mustahil bagi Tuhan. Tuhan yang membelah laut Teberau sehingga bangsa Israel keluar dari Mesir, Tuhan itu juga yang sanggup menolong kita dari semua persoalan kita.

Kisah seorang janda miskin yang hanya memiliki segenggam tepung dan sedikit minyak, menerima mujizat penggandaan tepung dan minyak di buli-buli karena taat kepada perkataan nabi Elia. Perkataan seorang nabi adalah juga perkataan Tuhan sendiri. Iman dan ketaatan janda itu kepada perkataan Tuhan menghasilkan berkat mujizat yang luar biasa. Pada situasi yang sulit dalam kehidupan kita, kalau kita percaya maka kita akan menerima mujizat-Nya. Nabi Elia dan bangsa Israel menerima mujizat Tuhan ketika Israel mendapat berkat berupa hujan setelah mereka mengalami kekeringan tiga setengah tahun.

Apa masalah Anda? Mungkin padang gurun mu adalah masalah keluarga, pernikahan, atau apa pun masalahmu Tuhan sanggup memulihkan Anda.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"