• Pdt. Rubin Ong
  • 16 Juli 2017
  • Ibadah Raya II - Pk. 09:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Respon Positif Terhadap Masalah

Apapun yang terjadi pada kita sesungguhnya yang terpenting adalah respon kita terhadap masalah. Respon positif terhadap apapun juga akan menentukan keberhasilan kita. Respon benar akan menghasilkan sesuatu yang baik dan benar.

1 Sam. 22:1-2, “Lalu Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua Adulam. Ketika saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya mendengar hal itu, pergilah mereka ke sana mendapatkan dia. Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.”

Gua Adulam adalah tempat yang sangat sulit dijangkau dan tempat yang sulit. Tapi Daud dan orang-orangnya sampai di tempat itu. Orang-orang yang ikut Daud tadinya tidak memiliki visi hidup. Mereka 400 orang yang penuh kesulitan, memiliki banyak masalah, dikejar penagih hutang, dan sakit hati. Mereka bersama Daud pergi ke gua Adulam. Namun, di gua Adulam itulah mereka mengalami perubahan hidup karena tinggal dengan Daud, orang yang diurapi. Respon positif terhadap kesulitan hidup, menjadikan mereka berhasil mengatasi masalah hidup. Tinggal dengan orang yang diurapi Tuhan itu penting, sebab pengurapan itu sesuatu yang tidak terbatas.

Dari gua Adulam ini lahirlah orang-orang yang luar biasa.

2 Sam. 23:8-12, “Inilah nama para pahlawan yang mengiringi Daud: Isybaal, orang Hakhmoni, kepala triwira; ia mengayunkan tombaknya melawan delapan ratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran. Dan sesudah dia, Eleazar anak Dodo, anak seorang Ahohi; ia termasuk ketiga pahlawan itu. Ia ada bersama-sama Daud, ketika mereka mengolok-olok orang Filistin, yang telah berkumpul di sana untuk berperang, padahal orang-orang Israel telah mengundurkan diri. Tetapi ia bangkit dan membunuh demikian banyak orang Filistin sampai tangannya lesu dan tinggal melekat pada pedangnya. TUHAN memberikan pada hari itu kemenangan yang besar. Rakyat datang kembali mengikuti dia, hanya untuk merampas. Sesudah dia, Sama, anak Age, orang Harari. Ketika orang Filistin berkumpul di Lehi--di sana ada sebidang tanah ladang penuh kacang merah--dan tentara telah melarikan diri dari hadapan orang Filistin, maka berdirilah ia di tengah-tengah ladang itu, ia dapat mempertahankannya dan memukul kalah orang Filistin. Demikianlah diberikan TUHAN kemenangan yang besar.”

Mereka yang lahir dari kesulitan dan proses mengalami keberhasilan karena mau tinggal dalam pengurapan. From zero to hero. Mereka mengalami perubahan hidup karena:

  1. Mereka penuh dengan kemurahan hati. Orang yang bermurah hati pasti diberkati Tuhan. Tanda orang bertobat adalah murah hati. Kalau hidup kita menjadi berkat, pasti kita diberkati Tuhan. Berbahaialah mereka yang murah hati, karen mereka akan memiliki bumi.
  2. Mereka memiliki inisiatif (2 Sam. 23:15-17). Triwira menerobos untuk mengambil air bagi Daud, orang yang diurapi. Orang yang memiliki inisiatif tidak akan pernah berdiam. Mereka akan mengerjakan apa pun untuk keberhasilan. Orang yang memiliki inisiatif adalah mereka yang berjiwa penerobos.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

285 284 286 287
  • 23 Jul 2017
  • IR 3 : (11.15)
  • Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • 23 Jul 2017
  • IR 1 s/d 2 & 5 : (07.00 - 09.00 & 16.30)
  • Pdt. Agus Lutan
  • 30 Jul 2017
  • IR 1 : (07.00)
  • Pdm. Rulianto Widjaja
  • 30 Jul 2017
  • IR 2 s/d 3 & 5 : (09.00 - 11.15 & 16.30)
  • Ps. Phillip Mantofa

Aplikasi GBI - PRJ

close
Integrity Magazine
Majalah COOL