• Pdp. Marcos Tampubolon, SE
  • 27 Agustus 2017
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Memiliki Hidup Yang Baru Melalui Kristus (Serial Khotbah New Normal)

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5:17).

Untuk memiliki hidup yang baru hanya dapat melalui kelahiran baru di dalam Kristus. Tidak ada jalan lain untuk memiliki hidup baru di luar Kristus. Kristus adalah kebenaran kita dan hanya Dialah yang memerdekakan setiap kita.

“dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."” (Yohanes 8:32).

“Mengetahui” dalam bahasa Yunani adalah ginosko yang memiliki arti sebuah hubungan intim. Sehingga dalam membaca firman Tuhan perlu waktu untuk meditasi atau perenungan. “Kebenaran” dalam bahasa Yunani adalah aletheia yang memiliki makna tidak ada yang tersembunyi.

Kebenaran itu bisa saja menyakitkan namun yang pasti adalah ada perubahan. Berubahlah dengan standar firman Tuhan. Hidup baru artinya selaras dengan firman Tuhan.

Kenapa setiap kita harus berubah?

  1. Kita harus berubah karena tubuh kita adalah bait Allah.
  2. “Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.” (2 Korintus 5:19).

    Dunia mengajarkan dalam setiap agama adalah kita sebagai manusia yang berusaha mencari Tuhan, sedangkan kekristenan mengajarkan bahwa Bapa di sorga yang memeluk kita, Dia yang mencari setiap kita untuk diselamatkan.

  3. Kita harus berubah karena kekudusan.
  4. Alkitab berkata, “kuduslah kamu sebab Aku kudus.” Tuhan mengajak setiap kita manusia untuk hidup dalam kekudusan sebab Ia sendiri adalah kudus adanya.

  5. Kita harus berubah karena tujuan-Nya dalam hidup kita adalah mulia.
  6. “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” (Roma 3:23).
  7. Kita harus berubah karena kita bukan dari dunia ini.
  8. Kewarganegaraan kita bukanlah dari dunia ini, namun kewarganegaraan kita adalah kewarganegaraan Kerajaan Sorga.

Yesus adalah kebenaran yang absolut, Alkitab dengan jelas bilang bahwa hanya Yesuslah satu-satunya jalan menuju kepada Bapa, tidak ada jalan lain selain daripada Dia. Memiliki hidup baru harus dipraktekkan setiap hari, namun seringkali manusia sulit mengalami perubahan dalam hidupnya.

Kenapa manusia sulit berubah?

  1. Manusia sulit berubah karena bebal.
  2. Setiap orang yang ingin berubah harus siap terima teguran dan nasihat, karena dengan menerima kebenaran tersebut maka manusia baru bisa dimerdekakan untuk mengalami perubahan.

  3. Manusia sulit berubah karena sudah nyaman dengan dosa.
  4. Kasih karunia menyelamatkan manusia dari dosa, bukan untuk bebas berbuat dosa. Pertobatan bukan hanya dari apa, namun juga kepada siapa.

  5. Manusia sulit berubah karena takut kepada yang kelihatan.
  6. Manusia sebenarnya sudah tahu jawaban yang sebenarnya dari persoalan yang dihadapi, namun seringkali manusia takut mengambil keputusan untuk berubah dari kondisi tersebut.

  7. Manusia sulit berubah karena berubah itu sakit.
  8. Berubahlah sebelum menunda dan mengalami rasa sakit terlebih dahulu baru kemudian mengalami perubahan yang juga sakit.

Kepercayaan yang benar akan memimpin setiap kita kepada kehidupan yang benar; mengalami perubahan memerlukan kepercayaan kepada Kristus yang sungguh-sungguh bisa memerdekakan setiap kita.

“Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.” (Galatia 5:1).
“Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka."” (Yohanes 8:36).

Bagi setiap orang yang sudah merasakan kasih Tuhan tidak akan tahan untuk tidak menyembah Dia dan bersaksi tentang Dia. Perkatakanlah firman Tuhan dalam kehidupan sebagai bentuk kesaksian dan hidupilah firman Tuhan itu.

“Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.” (Kisah Para Rasul 3:19-20).

Firman Tuhan itu menyadarkan, namun tidak hanya berhenti sampai disitu saja, dengan kesadaran itu maka setiap kita harus mengambil tindakan untuk bertobat, yaitu mengalami perubahan. Tidak ada jalan lain menuju kepada perubahan selain daripada Yesus Kristus. Datanglah kepada-Nya dan rasakan kasih-Nya yang melimpah atas setiap kita.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"