• Pdt. Petra Fanggidae, M.Div. M. Th
  • 03 September 2017
  • Ibadah Raya I - III & V - Pk. 07:00 - 11:15 & 16:30 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

BERANI MENYATAKAN KEBENARAN

"Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta. Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman. Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya." Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya: "Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel itu." Maka jawab raja Aram: "Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel." Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian." … Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: "Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir." Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.Kemudian kembalilah ia dengan seluruh pasukannya kepada abdi Allah itu. Setelah sampai, tampillah ia ke depan Elisa dan berkata: "Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel. Karena itu terimalah kiranya suatu pemberian dari hambamu ini!"(Tetapi Elisa menjawab: "Demi TUHAN yang hidup, yang di hadapan-Nya aku menjadi pelayan, sesungguhnya aku tidak akan menerima apa-apa." Dan walaupun Naaman mendesaknya supaya menerima sesuatu, ia tetap menolak.berpikirlah Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah: "Sesungguhnya tuanku terlalu menyegani Naaman, orang Aram ini, dengan tidak menerima persembahan yang dibawanya. Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya aku akan berlari mengejar dia dan akan menerima sesuatu dari padanya." Lalu Gehazi mengejar Naaman dari belakang. Ketika Naaman melihat ada orang berlari-lari mengejarnya, turunlah ia dengan segera dari atas kereta untuk mendapatkan dia dan berkata: Jawabnya: "Selamat! Tuanku Elisa menyuruh aku mengatakan: Baru saja datang kepadaku dua orang muda dari pegunungan Efraim dari antara rombongan nabi. Baiklah berikan kepada mereka setalenta perak dan dua potong pakaian." tetapi penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan kepada anak cucumu untuk selama-lamanya." Maka keluarlah Gehazi dari depannya dengan kena kusta, putih seperti salju.(2 Raja-raja 5:9-27)

Naaman seorang panglima raja Aram memiliki segalanya dalam hidupnya tetapi ia sakit kusta. Kalau dibuat pilihan antara memiliki segalanya tetapi punya penyakit dengan keadaan yang sehat tetapi hidup dengan penuh perjuangan dalam mengarungi kehidupan ?

Pada ayat 3 dikatakan, seorang anak perempuan Israel yang ditawan oleh orang Aram untuk menjadi pelayan pada istri Naaman. "Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman.(2 Raj. 5:3) Dalam budaya zaman dahulu seorang perempuan budak tidak memiliki hak untuk berbicara kepada seorang raja. Tetapi apa yang dikatakan oleh anak perempuan Israel tersebut sesuatu yang luarbiasa ia memiliki keberanian untuk menyampaikan kebenaran. Mengapa ia memiliki keberanian untuk menyampaikannya kepada raja Naaman karena padahal ada resiko yang harus ia tanggung ? karena ia tahu kebenaran akan membela ia.

Bagaiaman respon raja Naaman, " Maka jawab raja Aram: "Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel." Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian.(2 Raja-raja 5:5) Kalau kita menghitung uang persembahan raja Naaman kira-kira 41 Milyard.

Pertanyaannya darimana Elisa mengetahui bahwa raja Naaman terkena penyakit kusta ? Tuhan memberikan hikmat dan pengertian kepada nabi Elisa untuk mengetahui keadaan dan situasi raja Naaman. Demikian juga dengan sebagai pelayan Tuhan (hamba Tuhan) akan diperlengkapi Tuhan dengan hikmat dan pengertian untuk melayani Dia.

Tapi karena raja Naaman percaya dan taat melakukan sperti apa yang dilakukan oleh nabi Elisa, maka terjadi mujizat bagi raja Naaman. "Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.(2 Raja-raja 5:14). Raja Naaman menepati janjinya untuk mempersembahkan uang kepada raja Naaman tetapi nabi Elisa menolak pemberian raja Naaman.

Seorang perempuan Israel yang berani menyatakan kebenaran kepada raja Naaman akhirnya mendapat pembelaan Tuhan. Melalui nabi Elisa Tuhan menyembuhkan raja Naaman, dan ia mengakui dan memuliakan Tuhan melalui kuasa mujizat yang Tuhan nyatakan kepada raja Naaman. Oleh sebab itu jangan takut untuk mengatakan kebenaran dan menyaksikan tentang kuasa Tuhan yang ajaib kepada orang lain sehingga orang lain dapat mengalami kuasa mujizat Tuhan yang besar.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"