• Pdp. Charlie Jeremiah
  • 05 November 2017
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Abram Dan Lot (Seri Khotbah Relationship With Others)

Hubungan dengan sesama dapat berbicara tentang hubungan dengan orang tua, rumah tangga, teman, pekerjaan, dan orang-orang disekitar kita.

Alkitab tidak hanya membahas yang baik, namun juga yang tidak baik. Hal yang tidak baik juga dibahas supaya kita belajar agar kita tidak terjebak seperti orang-orang yang ada didalam ayat Alkitab. Semua orang-orang di Alkitab tidak ada yang sempurna, kecuali Yesus.

Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya. (Kej. 13:2)
Juga Lot, yang ikut bersama-sama dengan Abram, mempunyai domba dan lembu dan kemah. Tetapi negeri itu tidak cukup luas bagi mereka untuk diam bersama-sama, sebab harta milik mereka amat banyak, sehingga mereka tidak dapat diam bersama-sama. Karena itu terjadilah perkelahian antara para gembala Abram dan para gembala Lot. Waktu itu orang Kanaan dan orang Feris diam di negeri itu. (Kej. 13:5-7)

Abraham di zamannya adalah seorang yang amat sangat kaya raya. Hubungan Abram dan Lot adalah sebagai paman dan keponakan. Lot diberi kepercayaan mengurus sebagian dari aset Abram. Didalam kehidupan pasti ada namanya gesekan dan perdebatan seperti yang dialami Abram dan Lot, namun bagaimana respon kita waktu menghadapi hal tersebut.

Respon yang kita dapat pelajari dari Abram

  1. Abram angsung mendatangi Lot.
  2. Maka berkatalah Abram kepada Lot: "Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat. (Kej. 13:8)

    Pada waktu terjadi gesekan pada diri kita, dapatkah kita belajar seperti Abram. Abram sebagai paman lebih dulu mendatangi Lot.

  3. Menghindari perkelahian.
  4. Abram langsung menghindari terjadinya perkelahian. Abram ingin agar antara pihaknya dengan pihak Lot agar jangan ada perkelahian dan perpecahan. Kalau kita ingin hubungan kita berjalan baik dengan sesama kita, belajarlah dari cerita Abram dan Lot ini. Koreksilah diri kita.

  5. Abram memiliki kerendahan hati.
  6. Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri." (Kej. 13:9)

    Lot sebagai keponakan tidak memiliki rasa hormat kepada pamannya. Abram dengan kerendahan hati menyelesaikan perdebatannya dengan Lot dengan cara yang bijaksana, yaitu dengan cara memisahkan dirinya dengan Lot. Berapa banyak dari kita yang merendahkan diri ketika terjadi masalah.

  7. Menghormati yang lebih tua.
  8. Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. –Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. – Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah. (Kej. 13:10-11)

    Lot memilih tanah yang lebih subur ketika diberi pilihan oleh Abram. Ingat baik-baik bahwa kita harus menghormati orang yang lebih tua dan senior daripada kita.

  9. Abram percaya kepada janji Tuhan dan dia pun diberkati.
  10. Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. (Kej. 13:14-15)

    Setelah Lot memilih tanah yang lebih subur, akhirnya kedua pihak ini pun berpisah. Pada akhirnya kita mengetahui bahwa Tuhan memberi tempat yang jauh lebih baik kepada Abram karena Abram diberkati Tuhan. Dan tempat yang dipilih Lot kedepannya menjadi tempat yang penuh dengan segala kemaksiatan dan kejahatan yaitu Sodom dan Gomora; yang kemudian pada akhirnya dihancurkan oleh Tuhan dalam sekejap.

  11. Abram tetap menolong Lot walaupun Lot mengecewakan Abram.
  12. Ketika Abram mendengar, bahwa anak saudaranya tertawan, maka dikerahkannyalah orang-orangnya yang terlatih, yakni mereka yang lahir di rumahnya, tiga ratus delapan belas orang banyaknya, lalu mengejar musuh sampai ke Dan. (Kej. 14:14)
    Dibawanyalah kembali segala harta benda itu; juga Lot, anak saudaranya itu, serta harta bendanya dibawanya kembali, demikian juga perempuan-perempuan dan orang-orangnya. (Kej. 14:16)

    Sekalipun Abram dikecewakan Lot, namun dia tetap menolongnya. Abram mengerahkan pasukan khususnya untuk menyelamatkan Lot. Lot akhirnya diselamatkan dan ditolong. Dapatkah kita tetap berbuat baik terhadap orang yang sudah mengecewakan kita.

    Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Mat. 6:33)

    Lokasi, tempat usaha, harta, pekerjaan kita bisa hilang begitu saja. Tetapi pengharapan kepada Tuhan tidak akan hilang. Kalau kita mempunyai hubungan dengan Tuhan, percayalah bahwa berkat dari Tuhan itu akan turun ke hidup kita. Cek kehidupan kita apakah kita ada didalam Tuhan atau tidak

    dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.(Fil. 2:3-4)

    Marilah kita memperbaiki hubungan dengan sesama kita, sehingga orang dapat melihat Kristus hidup didalam kita.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"