• Ev. Evelyn Nandeak
  • 12 November 2017
  • Ibadah Raya I - III - Pk. 07:00 - 11:15 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Perjumpaan Kasih

Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. "…Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi. Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih." (Lukas 7:36-47)

Seperti yang kita ketahui, jika jatuh cinta pada akan berjuta rasanya. Seperti ketika pertama kita jatuh cinta pada TUHAN, pasti kita akan berjuta rasanya. Tapi ketika sudah beberapa saat kita sudah tidak ada rasa, sehingga saat TUHAN menyentuh, kita sudah tidak sensitif lagi. hal ini jangan terjadi dalam jangka panjang dalam diri kita, karena TUHAN ingin kita peka dan terus jatuh cinta dengan-Nya seperti cinta mula-mula. Karena jika tidak, hati kita akan mati dan kaku.

Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. (Luk. 7:36).

Dalam ayat ini dikatakan, orang farisi mengundang Yesus untuk makan, dan pada ayat 37 dikatakan, hadir juga seorang perempuan yang memiliki reputasi seorang yang berdosa, dan perempuan itu mencari Yesus sambil membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Dan saat perempuan itu bertemu dengan Yesus di dalam rumah orang farisi, sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu (Luk. 7:38).

Ada dua jenis respon orang kepada Yesus yang diundang dalam pasal yang kita baca, yaitu :

  1. Orang yang mengundang Yesus tetapi tidak sungguh-sungguh mengingini-Nya
  2. Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa." (Luk. 7:39)

    dalam ayat ini, simon sedang berpikiran negatif terhadap seseorang. Saat-saat ini sering kita berpikir negatif, atau hal negatif dalam hati kita, tanpa kita sadari, ada TUHAN yang dapat mengetahui dan mendengar isi hati kita walaupul tidak kita katakan atau kita ucapkan. Orang farisi mengundang Yesus tetapi tidak sungguh-sungguh mengingini-Nya hal ini dapat kita lihat dari respon mereka yang sangat berbeda dengan perempuan yang punya reputasi sebagai orang berdosa.

  3. Orang Yang tidak diundang tetapi sungguh-sungguh mengingini-Nya
  4. Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya. (Luk. 7:44),

    Perempuan ini memiliki reputasi yang sebagai orang berdosa, tetapi perempuan ini sungguh-sungguh mengharapkan dan mengingini-Nya, hal ini dapat dilihat dari sikap perempuan ini dengan memberikan-Nya air minum, membasuh kaki Tuhan yesus dan membasuh kaki-Nya juga juga menyekanya dengan rambutnya. Apa yang di lakukan perempuan ini adalah hal yang tidak di lakukan oleh orang farisi, dimana ketika Yesus di undang oleh orang farisi, tapi Yesus tidak disambut dengan baik oleh orang farisi di dalam rumahnya, tetapi malah perempuan berdosa itu yang melakukannya. Tuhan tahu perempuan ini adalah orang berdosa, tapi pada saat perempuan ini membasuh kaki Yesus, dan ketika selesai dan keluar dari rumah orang farisi itu, Yesus telah mengampuni perempuan itu, ia keluar sebagai seorang yang memiliki reputasi orang yang dibenarkan,

    "Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih." (Luk. 7:47)

Tuhan ingin kita selalu memiliki kerinduan untuk selalu mengalami perjumpaan dengan-Nya, karena Tuhan tidak pernah menolak orang berdosa, seperti Tuhan menerima perempuan yang berdosa itu. Dan Tuhan ingin kita memiliki hati yang bersih, karena Tuhan melihat dan mendengar isi hati kita. Amin.!

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Sermon By : Ev. Evelyn Nandeak