• Ev. Melinda Poerwanto Oei
  • 12 November 2017
  • Ibadah Raya V - Pk. 16:30 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Say No To Halloween (Katakan Tidak Kepada Halloween)

Halloween adalah hari besar kedua yang terbanyak dirayakan orang Amerika setelah hari Natal. Atribut-atribut Halloween juga adalah atribut terbesar kedua yang terjual setelah atribut hari Natal. Tanggal 31 Oktober bagi orang Kristen adalah hari reformasi

Sejarah halloween

Festival halloween berasal dari kepercayaan orang Celtic kuno. Druidisme : polytheisme, Druids : imam

Perayaan Halloween dirayakan pada tanggal 31 Oktober dan 1 November pada setiap tahun karena bagi mereka itu adalah awal dimulainya musim dingin/ gelap. Pada hari itu bagi mereka itu adalah hari yang melekat dengan kematian. Sosok penyembahan mereka adalah Samhain yang berbentuk menyerupai penyihir. Bentuk roh mereka ada roh yang baik dan ada roh yang jahat (trick or treat), dan yang mereka hormati adalah berbentuk muka binatang (mis. kucing hitam), apel, sampai gadis perawan yang dikorbankan kepada Samhain oleh para imam druid mereka.

Paradoks Kristen merayakan Halloween

Kerajaan Romawi (Katolik) merayakan hari- hari berikut sebagai perayaan hari- hari para orang kudus, dan kemudian tradisi ini dibawa ke Amerika

1. All Saints Day 13 Mei (Pope Boneface, 609 AD)

2. All Souls Day 2 November (Pope Gregory III)

3. All Hallow Evening = Halloween 31 Oktober (Pope Gregory III, 900 AD)

Bagaimana orang percaya menyikapi Halloween

I. Orang percaya harus menghindari aktivitas yang dilarang oleh Alkitab. Harus menjauhkan diri dari segala sesuatu yang berbau amoralitas, festival berhala, okultisme, atau ibadah setan.

Firman Tuhan mengatakan

1. Sihir adalah kekejian (Kel 22:18, Im 19:31, 20:6,27; Ul 18:9-13, Kis 8:9-24, 13:6-11, 19:13-20)

2. Pemakai sihir dan okultisme tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Surga (Why 21:8, 22:15)

3. Arwah manusia tidak akan reinkarnasi (Ibr 9:27)

4. Bukan penyihir, hantu, dan okultisme yang menakutkan melainkan murka Allah atas dosa yang tidak diampuni yang benar-benar mengerikan (Ibr 10:31)

II. Bila menyangkut hal-hal yang tidak secara khusus dilarang/ tertulis dalam Alkitab, orang Kristen harus menerapkan prinsip- prinsip Alkitabiah untuk membuat keputusan yang bijaksana sesuai dengan Firman Tuhan.

A) Apakah berpartisipasi dalam kegiatan ini menghormati Kristus?

B) Apakah berpartisipasi dalam kegiatan ini melanggar hati nurani saya?

C) Akankah berpartisipasi dalam kegiatan ini menjadi batu sandungan bagi sesama orang percaya untuk berbuat dosa?

1. Berdandan seperti penyihir, hantu, atau goblin tidak sesuai dengan kesaksian orang Kristen.

2. Lebih jauh lagi, banyak kebiasaan Halloween dikaitkan dengan jenis kepercayaan dan upacara pagan terburuk, biasanya hal-hal yang jahat seperti setan, sihir, dan takhayul.

3. Jika kita sebagai orang Kristen mengabaikan begitu saja aspek-aspek Kristiani dan berpartisipasi didalamnya, maka akan bertentangan dengan Firman Tuhan bahwa peperangan rohani melawan penguasa kegelapan (Ef.6:10,12)

 Kesimpulan

Secara historis, halloween jelas dan benar merupakan hari penyembahan berhala dan okultisme. Tidak ada unsur Kekristenan karena ada image kematian, takut & horor, kejahatan meningkat. (1 Kor 10:20, Rm 1:25)

 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.(Rom. 12:1-2) 

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"