• Pdt. Daniel W. Pradhana
  • 03 Desember 2017
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

How Far Do You Want To Go - Seberapa Jauh Anda Mau Berjalan (Seri Khotbah God's Love)

Pertanyaan yang muncul dalam hidup kita adalah sebuah yang bertanda baik. Salah satu cara kita bertumbuh dalam Tuhan adalah dengan cara bertanya kepada Tuhan (Mat 7:7). Seberapa jauh kita mau berjalan dan berkembang dengan Tuhan itu adalah keputusan kita sendiri.

Bagaimana cara kita menempuh perjalanan bersama Tuhan? Tantangan apa saja yang akan kita jumpai?

Tokoh dalam Alkitab yang dapat menjadi contoh adalah Elisa. Elisa pada awalnya adalah orang biasa yang pekerjaannya sebagai petani. Dan kita ketahui pada akhir hidup Elisa, dia menjadi nabi yang besar.

Menjelang saatnya TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga dalam angin badai, Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal. Berkatalah Elia kepada Elisa: "Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Betel." Tetapi Elisa menjawab: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu pergilah mereka ke Betel. Pada waktu itu keluarlah rombongan nabi yang ada di Betel mendapatkan Elisa, lalu berkatalah mereka kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!" Berkatalah Elia kepadanya: "Hai Elisa, baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Yerikho." Tetapi jawabnya: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu sampailah mereka di Yerikho. Pada waktu itu mendekatlah rombongan nabi yang ada di Yerikho kepada Elisa serta berkata kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!" Berkatalah Elia kepadanya: "Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke sungai Yordan." Jawabnya: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu berjalanlah keduanya. (2 Raj. 2:1-6)

Firman Tuhan diatas menceritakan persis sesaat sebelum Elisa menerima jubah dari Elia. Tahapan yang Elisa hadapi menggambarkan tahapan yang juga kita harus hadapi sampai rencana Tuhan digenapi.

Ada empat tahap yang Elisa jalani. Di setiap tempat ini, ujian yang dihadapi Elisa sama yaitu untuk tinggal menetap di tempat- tempat tersebut (selalu ada godaan dan tantangan untuk berhenti), namun Elisa tidak mau berhenti dan lanjut mengikuti Elia sampai rencana Tuhan digenapi dalam kehidupannya.

  1. Gilgal
  2. Gilgal adalah tempat pertama yang didatangi bangsa Israel dibawah kepemimpinan Yosua setelah mereka melewati sungai Yordan.

    Ada dua hal serius mengenai tempat ini. 12 orang dari masing-masing suku membawa sebongkah batu untuk dibawa ke Gilgal dan akhirnya batu-batu tersebut dijadikan tugu peringatan sebagai tanda bahwa Allah menyertai mereka dan melepaskan mereka dari perbudakan. Perjalanan kekristenan kita dimulai ketika kita mengalami perjumpaan dengan Allah yang hidup. Setiap orang Kristen harus mengalami perjumpaan dengan Tuhan dengan cara berdoa, meminta dan mencari Tuhan. Ketika kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan, kita akan hidup kudus. Hidup yang kudus adalah hidup yang belajar menikmati Tuhan. Belajar kembangkan kesadaran bahwa Tuhan selalu ada bersama kita maka hidup kita akan benar.

    Hal yang kedua, sesudah tugu tersebut dibangun Tuhan menyuruh Yosua untuk membuat pisau dan ada keharusan untuk setiap laki-laki untuk disunat. Penyunatan artinya pemisahan hubungan sepenuhnya dengan masa lalu kita (tidak ada kompromi).

  3. Betel (Kej 28)
  4. Yakub mendapat mimpi tentang pengalaman rohani dengan Allah. Betel berarti rumah Tuhan. Setelah kita mengalami perjumpaan dengan Allah yang hidup dan hidup dengan tidak kompromi, kita harus naik level dan berlanjut kepada rumah Tuhan. Di rumah Tuhan, kita akan menjumpai hadirat Tuhan dan makanan rohani (Firman Tuhan), terhubung dengan keluarga rohani (tertanam dalam Cool). Di Betel hidup kita mulai dipulihkan dan mengalami segala kebaikan Tuhan. Ketika kita mulai diberkati, kita harus makin serius dan sungguh- sungguh dalam Tuhan.

  5. Yerikho
  6. Yerikho adalah tempat dimana Tuhan mulai memakai bangsa Israel untuk menjalankan rencana-Nya. Ketila kita sudah diberkati Tuhan, kita harus siap melayani dengan benar dan menjadi alat bagi Tuhan untuk menyenangkan hati Tuhan.

  7. Sungai Yordan
  8. Sungai Yordan adalah tempat dimana rencana Tuhan digenapi dalam kehidupan Elisa. Elisa menerima jubah dari Elia. Kalau kita punya motivasi yang benar dalam pelayanan, Tuhan akan mempercayakan hidup kita untuk berdampak dan menjadi berkat bagi orang lain.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"