• Pdt. Petra Fanggidae, M.Div. M. Th
  • 17 Desember 2017
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Kasih Allah

<blockquote>"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. <strong>(Yoh. 3:16)</strong></blockquote>

<p>Berbicara kasih Allah dengan kasih manusia pasti berbeda. Kasih Allah tidak menuntut balasan  tetapi kasih manusi menuntut balasan. Kasih lawannya benci, Kita belajar mengasihi dari orang yang membenci kita. Untuk mengetahui siapa kita seringkali Tuhan menguji hati kita sehingga kita bisa mengetahui siapa kita. Kalau kita mengetahui apakah kita seorang yang bermurah hati Tuhan akan memberikan kasus dengan kata lain Tuhan akan mengirim orang yang sangat membutuhkan dan apa yang menjadi respon kita.</p>

<p>Setiap kali Tuhan bertindak dan menciptakan dunia ini, Dia katakan semuanya baik. Bumi dan isinya diciptakan baik tetapi Adam dan Hawa yang diciptakan sangat baik. Manusia yang diciptakan sifatnya lebih tinggi dari bumi dan isinya, itu sebabnya Adam dan Hawa memiliki kuasa untuk mengatur dan mengurus bumi dan isinya bukan dunia yang mengatur manusia. Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam dan Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa mereka tidak taat kepada perintah Allah. </p>

<blockquote>"Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" <strong>(Kej. 3:8-9)</strong>.</blockquote>

<p>Tuhan berinisiatif yang mencari Allah sekalipun manusia itu sudah berdosa, karena Allah mengasihi Adam dan Hawa. </p>

<p>Tuhan mengasihi kita tetapi jangan sampai salah mengartikan kasih Tuhan. Kita pikir karena melayani Tuhan sibuk dan kita menganggap bahwa itu lebih penting dari pada keluarga dan tidak memperhatikan keluarga kita, itu berarti kita tidak mengasihi mereka. Orang yang mengasihi Tuhan pasti juga mengasihi dan memperhatikan keluarga kita.  Kasih Tuhan itu tanpa batas dan bersyarat oleh sebab itu kitapun mengasihi tanpa batas dan bersyarat.</p>

<p>Setiap ada kasih ada tindakan. Setiap tindakan disertai dengan kasih. Tindakan tanpa kasih itu cuman teori. Kasih harus ada tindakan, itu sebabnya Yesus mengasihi manusia dengan tindakan, yaitu Dia mati di atas kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita.</p>

<p>Oleh sebab itu jangan simpan yang tidak baik dalam hidup kita, sebentar lagi kita mengakhiri tahun 2017. Jangan merasa diri lebih benar dari orang lain dan menjadi sombong tetapi ampunilah mereka supaya kita dimerdekakan dan hidup merdeka. Hiduplah dalam kasih Tuhan karena Tuhan telah mengasihi kita maka berkat Tuhan akan turun atas kita dan keluarga kita. Amin….!</p>

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"