• Ps. Ade Surya
  • 21 Januari 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Damai Sejahtera Yang Memerintah

Kita percaya kita akan mengalami janji-janji Tuhan dan mujizat Tuhan, karena tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, tetapi untuk mengalami hal itu ada hal yang lebih dahulu kita kerjakan agar dapat mengalaminya dalam hidup kita, yaitu kita harus berdoa. Kita tidak dapat berdoa kalau tidak tenang dan kita tidak dapat mengalami mujizat kalau kita tidak berdoa. Hari-hari ini banyak orang tidak tenang dan melakukan dengan terburu-buru. Banyak orang bertengkar antara orang tua dan anak, antara teman dengan teman, karena tidak bisa tenang.

Ketika Tuhan membawa kita dalam musim ini, Ia membekali kita yaitu, "Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.(Yoh. 14:27) Warisan agung yang diberikan kepada kita adalah Damai sejahtera dan apa yang Tuhan Yesus berikan kepada kita tidak sama dengan dunia. Yang Tuhan tinggalkan kepada kita bukan harta, tetapi Damai sejahtera Tuhan diberikan kepada kita. Dan dengan dami sejahtera itu kita bisa tenang dan jika kita bisa tenang maka kita bisa berdoa. Tetapi mengapa banyak orang tidak mengalami damai sejahtera karena mereka tidak mengijinkannya bekerja di dalam hati. Ada tiga damai yang perlu kita lakukan :

  1. Berdamai dengan Allah
  2. Berdamai dengan Allah terlebih dahulu. Bagaimana cara kita dapat berdamai dengan Allah yaitu memutuskan untuk hidup dalam kebenaran Allah. Firman Tuhanberkata, "Tidak ada damai sejahtera bagi orang-orang fasik!" firman TUHAN.(Yes. 48:22) dalam ayat lain disebutkan, "Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.(Yes. 32:17)

    Kalau kita mau tenang kita harus hidup dalam kebenaran. Tidak ada orang yang tidak hidup dalam kebenaran yang hidupnya merasakan tenang.

    "Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, (Yes. 48:18)
  3. Mengalami Damai Yang Dari Tuhan
  4. Damai yang dari Tuhan seperti apa ? firman Tuhan berkata, "Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!(Rm. 16:20) artinya damai sejahtera yang agresif yang menaklukkan segala halangan yang dikerjakan dunia bagi kita. Damai sejahtera yang memerintah dalam diri Yesus tidak dapat ditaklukkan badai, topan dan halilintar yang ada diluar. Dau pernah berkata bahwa, "ia tidak takut bahaya sekalipun dalam lembah kekelaman" itu karena daud ada damai dalam hatinya. Kita tidak tahu apa yang terjadi di tahun 2018 ada banyak badai yang mungkin terjadi, tetapi orang-orang yang mempunyai Damai dalam hatinya tidak akan takut.

  5. Berdamai dengan Sesama.
  6. Kita perlu berdamai dengan sesama kita, Tuhan memakai manusia untuk menyatakan kehendak-Nya. Pada peristiwa orang yang lumpuh di sungai Betesda, Tuhan berkata, Ia melihat iman mereka yaitu orang-orang yang ada di kolam Betesda. Kita memerlukan orang lain untuk menerima mujizat dari Tuhan.

Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. (Yes. 11:6-7)

Ketika ada raja damai dalam hidup kita maka kita dapat tinggal dengan orang lain. Sekalipun dalam segala type manusia karena kita dapat menerima mereka. Mau melihat kuasa Tuhan ? berdoalah ! dan kalau mau berdoa kita harus dapat tenang, maka kita akan melihat kuasa Tuhan karena bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Amin….

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"