• Ps. Dieter Nicholas Gunawan
  • 25 Februari 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

PENGENALAN YANG BENAR AKAN TUHAN (SERI KHOTBAH BACK TO BASIC)

Kekuatan dari sebuah bangunan bukan terletak dari semen dan besi, namun pada pondasinya. Orang Kristen pada masa kini hanya membangun tanpa memikirkan pondasinya. Pondasi dari sebuah keKristenan berarti bertumbuh dalam pengenalan yang benar akan Tuhan. Pengenalan akan Tuhan akan membuat kita menentukan apa yang kita kerjakan dalam kehidupan


Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."(Mrk. 4:35)

Ini adalah kehendak Tuhan. Yesus yang mengajak mereka bertolak keseberang. Murid-muridpun melakukan kehendak Yesus.

Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia.(Mrk. 4:36)

Yesus hadir dalam perahu.

Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.(Mrk. 4:37)

Perahu tersebut sudah mau tenggelam dalam artian jiwa mereka sudah terancam

 

Di kepala kita, kehendak Tuhan pasti lancar dan mulus. Kalau bukan kehendak Tuhan, pasti ada masalah. Yang mulus belum tentu kehendak Tuhan.Yang dapat kita pelajari dari ayat ini adalah pada waktu kita melakukan kehendak Tuhan, belum tentu berjalan dengan mulus.

 

Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"(Mrk. 4:38)

Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.(Mrk. 4:39)

Tuhan kita adalah penguasa alam semesta. Kita tahu Tuhan kita berkuasa. Yang paling penting dari kisah ini, kita tahu Yesus bisa melakukan mujizat. Tapi lebih dari mujizat, ada sebuah tujuan yang penting daripada sekedar mujizat

 

Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?" Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"(Mrk. 4:40-41)

Ketakutan yang murid-murid rasakan ketika Yesus melakukan mujizat adalah ketakutan yang takjub, bukan seperti ketakutan yang mereka rasakan ketika kapal sudah mau tenggelam. Murid-murid hanya mengenal Yesus sebatas guru. Melalui badai yang terjadi, paradigma pengenalan Yesus sebagai guru dirubah sehingga mereka mengenal Yesus sebagai penguasa alam semesta.

 

Melakukan mujizat adalah perkara gampang buat Tuhan. Tapi lebih dari mujizat yang akan Tuhan kerjakan, yaitu ketika kita mengenal Tuhan dengan benar. Kita harus bertumbuh dalam mengenal Tuhan. Bertumbuh berarti semakin hari semakin mengenal dengan Tuhan dengan benar.

 

Tiga jabatan Yesus

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.(Luk. 2:11)

1. Juruselamat

2. Kristus

Arti Kristus adalah Raja yang diurapi. Yesus Kristus adalah Raja yang diurapi. Kehendak Raja yang harus terjadi.

3. Tuhan

Artinya penguasa tunggal dalam kehidupan saudara.

Untuk kembali kepada pondasi,  kita harus mengenal Tuhan. Pengenalan yang benar akan Tuhan berarti Yesus harus menjadi juruselamat dan penguasa tunggal dalam Tuhan.  

Mulai hari ini, jadikan Yesus menjadi Raja dan Dia yang berdaulat akan hidup kita.

 

Dalam Perjanjian Lama, ada seorang hamba Tuhan yaitu Ayub.

Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.(Ayb. 1:1)

sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.(Ayb. 1:3b)

Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."(Ayb. 42:5-6)

Orang seperti Ayub ini jarang ditemukan. Untuk Tuhan mengerjakan mujizat pada saat Ayub dicobai adalah perkara gampang. Ketika kita mengenal Tuhan dengan benar, bagian kita adalah mujizat dari Tuhan.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"