• Pdm. Levi Samodro Supit
  • 21 Februari 2018
  • Kebaktian Tengah Minggu - 19:00
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

CINTA KASIH

Setiap kita yang merindukan pasangan hidup ketika menikah semuanya dalam keadaan yang baik-baik saja. Tetapi kenyataan yang dialami visi dan misi setiap pasangan penuh dengan tantangan dan permasalahan hidup. Tidak heran banyak sekali angka perceraian yang terjadi kepada pasangan suami istri bahkan itu terjadi dikalangan anak-anak Tuhan. Rupanya rahasia untuk supaya rumah tangga tidak mengalami perceraian adalah harus menerapkan cinta kasih didalam rumah tangga kita. Karena modal itulah yang akan menghilangkan persoalan dan permasalahan didalam rumah tangga kita.

Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."( Mat. 22:37-40).

Apakah Kasih itu ?

 1. Kasih adalah sebuah Perintah dan bukan Perasaan

 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.(1 Yoh. 4:21). Banyak sekali diantara kita mencintai hanya sebatas kepada suatu perasaan sehingga ketika ada permasalahan diantara pasangan itu maka hubungan itu akan menjadi retak jika tidak bisa menjaga hubungan itu dan berakhir kepada perceraian. Tetapi jika kita mencintai mengasihi pasangan kita karena suatu perintah yang Tuhan ajarkan kepada kita maka sehebat apapun masalah itu tetap kita harus mencintai pasangan kita karena itu adalah sebuah perintah yang harus kita taati. Apapun permasalahan kita harus tetap melakukan perintah Tuhan dan bukan dengan perasaan kita.

2. Kasih adalah Pengampunan

Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.( Luk. 6:32)

Sebenarnya yang berpotensi menyakiti kita lebih sering adalah orang yang terdekat dengan kita. Bisa itu suami, istri, orang tua, mertua, ipar, sahabat, teman dll. Memberikan pengampunan bagi orang yang menyakiti kita sesungguhnya sangat menguntungkan kita. Sebuah Survey membuktikan bahwa orang yang memberikan pengampunan itu adah membuat umur panjang. Sebab Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. Orang yang suka mengampuni itu spiritual, jiwa dan jasmaninya pasti akan sehat. Rumah tangga kita akan diberkati Tuhan ketika kita memberikan pengampunan dan memberikan kasih kita.

3. Kasih adalah Pengorbanan Terus Menabur

Menabur dalam kasih tidak pernah membuat kita miskin tetapi justru kita akan menuai apa yang kita tabur. Manabur kasih adalah kunci yang dasyat untuk keluarga kuat dan bahagia. Sekalipun kita tidak pernah mendapatkan kasih itu tetapi kita harus terus menabur kasih itu sekalipun harus mengorbankan tenaga waktu kecapekan kita. Karena apa yang kita tabur maka kita akan menuai kasih dan cinta. Taburlah kasih kepada istri atau suami kita, taburlah kasih kepada orang tua dan anak kita, taburlah hormat dan respon perhatian yang baik supaya kitapun mendapatkan apa yang sudah kita lakukan. Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.( Gal. 6:7).

Mulailah mengasihi suami istri kita sebab kasih itu adalah sebuah perintah dan juga memberikan pengampunan serta berkorban untuk terus menabur kasih. Dengan apa yang kita lakukan maka percayalah bahwa keluarga dan hubungan kita dengan suami istri hubungan anak dan orang tua bahkan hubungan dengan teman dan sahabat kita akan menjadi baik dan dalam berkat Tuhan… Amin.

TUHAN YESUS MEMBERKATI


"TUHAN YESUS MEMBERKATI"