• Ps. Raditya Oloan
  • 01 April 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

KEKAGUMAN AKAN TUHAN MENDATANGKAN MUJIZAT

GROWING IN CHRIST artinya kita bertumbuh dalam keserupaan dengan Kristus, dalam Alkitab ketika anak-anak Skewa berusaha mengusir roh jahat malah menjadi bulan-bulanan roh jahat tersebut karena tidak ada kedalaman dengan Kristus. Pada saat itu murid-murid Kristus sudah mengalami Kristus melalui firman-Nya, memuji dan menyembah Yesus.

Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. (Luk. 4:14)

Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya." Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: "Bukankah Ia ini anak Yusuf?" (Luk. 4:21-22)

Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu. Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi. (Luk. 4:29-30)

Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (6-6b) Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar. (Mrk. 6:5-6)

Kuasa dapat dirasakan oleh bangsa Israel tetapi mereka tidak mengalami kuasa Yesus.

Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi. Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. (Luk. 4:30-32)

Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan merekapun keluar." Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu. (Luk. 4:36-37)

Terjadi perbedaan persepsi saat Yesus mengajar dan jarak lokasi juga tidak jauh berbeda. Yang satu tidak mengalami apa-apa tetapi yang satu mengalami dan terjadi mujizat. Masalahnya bukan karena gereja atau gembala tetapi karena manusianya. Apapun yang terjadi selama kita mempunyai hati yang murni kita akan mengalami mujizat. Karena menganggap biasa kehilangan rasa hormat, takjub dan kekaguman karena sebuah kebiasaan atau sudah kenal begitu lama.

Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu. Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa." Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru." "Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh. Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?" Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu." Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya. Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku. Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi. Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih." (Luk. 7:36-47)

Saking takjub dengan Yesus perempuan ini mengambil resiko datang kepada Yesus, kekaguman akan membuat cara pandang kita kepada Yesus berbeda. Orang Farisi tidak kagum dan tidak merasa berdosa berbeda dengan perempuan ini yang begitu kagum dan begitu merasa sangat berdosa sehingga dengan berani dan mengambil resiko dihukum perempuan ini datang dan menjumpai Yesus.

Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. (Efe. 1:22-23)

Kita diberikan kesempatan untuk mempresentasikan kebesaran Tuhan. Bisakah kita tetap kagum saat kita mengalami masalah yang berat? Cari alasan untuk selalu kagum kepada Tuhan sehingga mujizat terjadi dalam kehidupan kita. Kita hanya akan mengalami Dia sebesar kekaguman kita akan karya kasih-Nya. Hiduplah seperti perempuan yang berdosa di atas yang kagum, takjub dan gentar sehingga mengalami perubahan dalam kehidupan kita dan Tuhan kagum kepada kita serta menjadi kekuatan buat kita. Amin

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"