• Pdt. Benny Gunawan
  • 15 April 2018
  • Ibadah Raya III - Pk. 11:15 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Kuasa Kebangkitan

Hari ini kita masih dalam masa Paskah. Paskah bicara tentang kemenangan Tuhan Yesus, Kasih Tuhan pada kita. Disaat kita mengingat kembali Kematian Yesus di kayu salib dan KebangkitanNya, Tuhan ingin kita lebih memahami dan mengalami Kuasa kebangkitan Yesus dalam hidup kita. 

Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;( 1 Kor. 15:3-4). 

Disaat Tuhan Yesus mati, dan bangkit pada hari ke-3, dan setelah bangkit, Yesus sering menunjukkan diri-Nya pada murid-murid (Kis. 1:3). Karena banyak dari murid-murid Yesus yang tidak percaya akan Kebangkitan Yesus dan tidak banyak dari mereka yang mulai kembali pada profesi mereka masing-masing karena mereka tidak percaya bahwa Yesus akan bangkit. 

Sebarapa banyak dari kita yang masih belum percaya dengan kuasa kebangkitan Yesus sama seperti murid-murid Yesus disaat itu. Dengan kebangkitan Yesus, setiap dari kita akan menerima berkat, menerima kesehatan, kesembuhan, dan dibangkitkan dari hidup masa lalu dan dosa kita. Oleh sebab itu, Tuhan ingin setiap dari kita dapat mengalami perjumpaan dengan Tuhan, agar hidup kita tidak akan sama lagi.

Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut. Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain. Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada. "…Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku? Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: /"Apakah engkau mengasihi Aku? Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: /"Gembalakanlah domba-domba-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." ( Yoh. 21:1-18)

Pada peristiwa di atas terjadi setelah Yesus mati dan murid-murid kembali kepada aktivitas mereka dan salah satunya pergi untuk mencari ikan. Hari itu mereka pergi mencari ikan tidak mendapat apa-apa. Dan tiba-tiba mereka melihat Tuhan Yesus dan memerintahkan mereka untuk menebarkan jala setelah berjam-jam mereka tidak mendapatkan ikan. Tetapi waktu Petrus percaya dan melakukan apa yang diperintahkan Tuhan Yesus, Petrus dan murid-murid mendapatkan ikan dan luar biasa mereka sampai tidak bisa untuk menarik jala karena banyak ikan yang mereka dapatkan. Pelajaran apa yang bisa kita petik dari peristiwa di atas ? bahwa setiap orang yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan akan mengalami perubahan, mujizat. Tuhan sanggup melakukan hal-hal yang tidak mungkin bagi manusia

Pada waktu Petrus mengahampiri Tuhan Yesus dengan kebingungan, Tuhan Yesus berkata, “Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Petrus menjawab, Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"* Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: /"Gembalakanlah domba-domba-Ku." Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"* Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: /"Apakah engkau mengasihi Aku?"* Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: /"Gembalakanlah domba-domba-Ku. (Yoh. 21:15-17)

Apa yang dimaksudkan Tuhan Yesus dibalik pertanyaan-Nya ? yaitu agar Petrus dan murid-murid tetap mengasihi Tuhan Yesus. Tuhan menginginkan agar kita tetap mengasihi Tuhan Yesus di tengah-tengah keadaan apapun yang terjadi di dalam hidup kita. Orang yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus akan menerima kasih Kristus yang mula-mula. Tuhan menginginkan agar kita tetap ada di dalam kasih mula-mula agar kita dapat mengasihiNya dengan sungguh-sungguh. Amin !

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"