• Ev. Zifky Priatelna
  • 29 April 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

TARGET DALAM IBADAH (SERI GROWING IN CHRIST)

tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.( Efe. 4:15)

ibadah kalau tidak ada target maka tidak akan bertumbuh. Makanya kalau ibadah harus ada target. Akhirnya kita menjadi orang kristen yang tidak dewasa dan tidak berkembang hanya gitu-gitu saja. Target kita adalah bertumbuh dalam segala hal ke arah Kristus dan makin serupa dengan Kristus.

Target-target nya adalah :

1. Semakin peka dosa

Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.( 1 Yoh. 3:9)

Jangan jadi orang yang kebal dengan dosa tetapi orang yang beribadah seharusnya makin kudus. Ketika kita makin bertumbuh di dalam Tuhan kita makin peka dengan dosa.

2. Semakin melepaskan dari keduniawian

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.( Mat. 6:21)

Makin ibadah kita makin kita dapat melepas segala keduniawian. Hati kita jangan terpaut dengan uang. Apalagi kita mempunyai profesi sebagai pendeta. Makin beribadah makin jujur menyatakan Yesus yang terindah di dalam hidup kita.

Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."( Mat. 6:24)

Kita yang harus memutuskan. Setiap orang yang mengiring Yesus selalu diminta untuk meninggalkan keduniawian. Dapatkah kita melakukannya?

3. Semakin rendah hati

Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah. Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. (1 Kor. 15:9-10)

Semakin ibadah kita makin rendah hati dan tidak sombong. Semakin dewasa semakin rendah hati.

4. Semakin beriman

Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, --sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat--(2 Kor. 5:6-7)

Orang yang dewasa tidak perlu percaya karena melihat bukti. Percayakan segalanya kepada Tuhan dan semakin beribadah kepada Tuhan lebih intensif lagi.

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. (Ibr. 11:1)

Lalu Ayub mengambil sekeping beling untuk menggaruk-garuk badannya, sambil duduk di tengah-tengah abu. Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!" Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. (Ayb. 2:8-10)

Hiduplah dengan makin menyenangkan Tuhan dan makin kudus dengan membenci dosa dan kejahatan. Semakin hari kita semakin rendah hati, dapat mempercayakan yang termahal sekalipun kepada Tuhan, walaupun tidak melihat dengan mata jasmani.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Aplikasi GBI - PRJ

close

Shortcuts

Integrity Magazine
Majalah COOL