<< back

Rencana Besar Allah

pada zaman itu, ketika raja Ahasyweros bersemayam di atas takhta kerajaannya di dalam benteng Susan, pada tahun yang ketiga dalam pemerintahannya, diadakanlah oleh baginda perjamuan bagi semua pembesar dan pegawainya; tentara Persia dan Media, kaum bangsawan dan pembesar daerah hadir di hadapan baginda. Di samping itu baginda memamerkan kekayaan kemuliaan kerajaannya dan keindahan kebesarannya yang bersemarak, berhari-hari lamanya, sampai seratus delapan puluh hari.”…Pada hari yang ketujuh, ketika raja riang gembira hatinya karena minum anggur, bertitahlah baginda kepada Mehuman, Bizta, Harbona, Bigta, Abagta, Zetar dan Karkas, yakni ketujuh sida-sida yang bertugas di hadapan raja Ahasyweros, supaya mereka membawa Wasti, sang ratu, dengan memakai mahkota kerajaan, menghadap raja untuk memperlihatkan kecantikannya kepada sekalian rakyat dan pembesar-pembesar, karena sang ratu sangat elok rupanya. Tetapi ratu Wasti menolak untuk menghadap menurut titah raja yang disampaikan oleh sida-sida itu, sehingga sangat geramlah raja dan berapi-apilah murkanya.(Est. 1:1-12)

Dalam Kitab Ester tidak ditemukan kata Tuhan, dari pasal pertama sampai akhir sehingga bapak-bapak gereja menjadi ragu apakah kitab Ester harus dimasukkan ke dalam kanon Alkitab. Alkitab mengajarkan tentang prinsip-prinsip kebenaran untuk kehidupan dan tidak secara detail dijelaskan. Oleh sebab itu kita mendapatkan penjelasan-penjelasan dari buku-buku yang menjelaskan latar belakang kitab dan tujuan penulisan untuk bisa mengerti secara detail tentang Firman Tuhan. 

Kepentingan dan Kebenaran yang ingin disampaikan melalui peristiwa di atas dimulai dari Raja Ahasyweros mengadakan pesta yang besar selama 180 hari. Dan Raja meminta supaya Wasti diminta untuk memperlihatkan kecantikannya di depan raja tetapi apa yang terjadi ? Wasti tidak mau mengikuti kehendak raja. Sehingga ditetapkanlah untuk mengumpulkan semua putri-putri yang lain untuk dijadikan ratu sebagai pengganti Wasti. Di sinilah kebenaran yang ingin disampaikan Tuhan! apakah Wasti menolak untuk memperlihatkan kecantikannya secara kebetulah ? tidak!, Ada rencana Tuhan yang besar bagi bangsa Israel. Apa rencana besar itu ?

Ester Terpiliha Sebagai Ratu

Akhirnya ditetapkan untuk mengumpulkan anak-anak dara yang elok rupanya untuk dijadikan ratu sebagai pengganti ratu Wasti. Pada waktu pemilihan, Raja memilih Ester untuk menggantikan ratu Wasti. Melalui terpilihnya Ester sebagai Ratu bangsa Israel terbebas dari rencana Haman untuk menghabiskan bangsa Israel. Mordekhai itu pengasuh Hadasa, yakni Ester, anak saudara ayahnya, sebab anak itu tidak beribu bapa lagi; gadis itu elok perawakannya dan cantik parasnya. Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai.(Ester 2:6-7). 

Haman Berencana Menghabiskan Orang Israel

tetapi ia menganggap dirinya terlalu hina untuk membunuh hanya Mordekhai saja, karena orang telah memberitahukan kepadanya kebangsaan Mordekhai itu. Jadi Haman mencari ikhtiar memunahkan semua orang Yahudi, yakni bangsa Mordekhai itu, di seluruh kerajaan Ahasyweros. (Est. 3:6)

Puncak peristiwa ini dimulai, Haman tersinggung dengan sikap Mordekhai yang tidak mau berlutut untuk menghormati Haman, dan ia mencari tahu siapa Mordekhai bawha Mordekhai adalah dari orang Yahudi Dan setelah itu ia berencana untuk menghabiskan Mordhekai dan semua orang Israel. 

Ester Dipakai Tuhan Untuk Menyelamatkan Israel

Dan semua rencana itu telah diketahui oleh Mordekhai, lalu ia menyampaikan pesan kepada Ester, “maka Mordekhai menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Ester: "Jangan kira, karena engkau di dalam istana raja, hanya engkau yang akan terluput dari antara semua orang Yahudi. Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu."(Est. 4:13-14)

Ada misteri besar Allah yang sulit bisa dimengerti. Ada grand design (rencana besar) Allah yang tidak kelihatan. Wasti berprilaku demikian dan akhirnya dibuang terjadi secara kebetulan? tidak!, tetapi ada rencana besar atau tangan Allah yang tidak kelihatan dalam kehidupan bangsa Israel. Melalui menolaknya ratu Wasti untuk memperlihatkan kecantikannya di depan raja, Raja marah dan akhirnya Ester terpilih menjadi Ratu sebagai pengganti Wasti. Pada saat rencana Tuhan melalui Ester ingin dinyatakan tetapi ada tantangan yang datang melalui Haman.

Demikian juga dalam kehidupan orang percaya pada saat menghadapi masalah dan tantangan dalam kehiduapan jangan cepat-cepat berpikiran negatif. Tuhan dapat memakai keadaan yang tidak baik, misalnya ada orang yang menyakiti kita dan masalah datang dalam hidup kita menjadi jalan dimana Tuhan menyatakan rencana besar-Nya.  

Orang percaya banyak hanya berpikir tentang berkat saja sehingga sulit melihat tangan Tuhan dibalik peristiwa yang sulit terjadi. Pada saat Tuhan belum menjawab doa-doa kita, seringkali kita cepat berpikir dan melihat Tuhan tidak ada di sana dan menjadi tidak percaya Tuhan. Kitab Ester tidak ditemukan kata Tuhan, namun Allah tetap bekerja, Dia dapat melihat seluruh kehidupan kita, bahkan sehelai rambut kitapun Dia tahu. Melalui Firman Tuhan di atas kita belajar bahwa kita harus tetap percaya kepada Tuhan sekalipun ditengah-tengah masalah dan tantangan yang kita hadapi. Tuhan ada dan kita harus tetap percaya Tuhan dapat menolong kita tepat pada waktunya. Amin…!

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Aplikasi GBI - PRJ

close

Shortcuts

Integrity Magazine
Majalah COOL