• Pdt. Petra Fanggidae, M.Div. M. Th
  • 13 Mei 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Bertumbuh di dalam Tuhan

Benih yang baik yang ditabur di tanah yang baik pasti akan bertumbuh. Orang yang bertumbuh di dalam Tuhan tampil berbeda. Contoh Ayub yang kehilangan anak dan hartanya (Ayub Pasal 1) seketika tetapi Ayub luar biasa dan tidak bersalah sama sekali, tidak sampai disitu Ayub mengalami borok dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tetapi di Ayub Pasal 42 kelihatan karakter Ayub yang sesungguhnya (bertumbuh di dalam Tuhan). Kisah Yusuf yang digoda istri Potifar adalah juga contoh orang yang bertumbuh di dalam Tuhan (Yusuf). Daud juga diproses oleh Tuhan, dikejar-kejar oleh Saul mau dibunuh. Waktu ada kesempatan untuk membunuh Saul, Daud bertumbuh di dalam Tuhan dengan tidak mau menjamah orang yang diurapi. Esau yang menjual hak kesulungan sehingga bukan Esau yang diberkati tetapi Yakub yang diberkati Ishak.

"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. (Yoh. 15:1-2)

Kita harus bersungguh-sungguh di dalam Tuhan jangan mudah tersinggung kalau ditegur sedikit. Untuk bertumbuh itu tantangannya banyak. Jangan ingin rohani yang biasa-biasa tapi harus yang luar biasa. Supaya kita berbuah lebat kita dibersihkan dengan firman Tuhan. Segala sesuatu dapat dipakai Tuhan untuk dapat bertumbuh. Siaplah dibentuk oleh Tuhan karena Tuhan lebih besar dari segala sesuatu. Orang yang mau bertumbuh di dalam Tuhan harus mempunyai hati yang murni agar dapat dibentuk. Kalau sedikit-sedikit mengeluh atau tidak bergantung kepada Tuhan bagaimana dapat bertumbuh. Kita dibersihkan Tuhan dari hal-hal yang tidak baik agar kita dapat bertumbuh. Jangan mudah sakit hati. Orang yang bergantung kepada Tuhan selalu ada sukacita.

Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. (Yoh. 15:3)

Seorang pengkotbah (pendeta) harus mempersiapkan dengan baik kotbahnya karena firman yang ditaburkan tidak akan sia-sia. Benih yang jatuh di batu-batuan adalah jemaat yang hanya mendengar kotbah yang lucu-lucu dan enak-enak, akhirnya begitu ada masalah meninggalkan Tuhan. Orang yang selalu kuatir akibatnya tidak dapat bertumbuh karena kekuatiran menguasai hidupnya. Ada orang yang mendengar firman Tuhan dengan hati yang benar maka akan bertumbuh. Kita harus mau dibentuk oleh Tuhan maka akan bertumbuh.

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku." (Yoh. 15:7-8) .

Orang yang diberkati adalah :

1. Orang yang dalam keadaan susah tetap dapat mengucap bersyukur .

2. Orang yang selalu rendah hati dalam segala keadaan .

Kita tidak perlu takut akan hidup kita (takut meninggal) karena Tuhan akan memberi kekuatan dan selalu memberi pertolongan.

Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku." (Yoh. 15:8)

Hidup kita harus memuliakan Tuhan dengan cara menjadikan hidup kita berdampak dan menjadi berkat bagi semua orang. Amin.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Aplikasi GBI - PRJ

close

Shortcuts

Integrity Magazine
Majalah COOL