• Pdt. Ridwan Hutabarat
  • 16 Oktober 2013
  • Kebaktian Tengah Minggu - Pk. 19.00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Iman yang Sejati 2

"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! (Rm. 11:36)

Iman adalah percaya artinya kita harus percaya bukan hanya untuk penyakit tetapi juga untuk hal-hal lain misalnya mengenai pasangan hidup kita yang menurut kita hanya membuat kita jengkel. Iman adalah dalam kemampuan Allah. Untuk mengetahui kemampuan manusia dapat dilihat dari seseorang dalam tekanan, artinya bagaimana seseorang dalam menghadapi permasalahan dalam hidupnya apakah seseorang lari dari masalah atau tidak ditentukan dengan pemahamannya mengenai iman.

  1. Segala sesuatu dari Dia
  2. Kalau segala sesuatu dari Tuhan maka Tuhan tidak pernah salah memilih. Yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Tuhan. Seringkali kita berpikir mengenai pasangan hidup kita tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan tetapi justru sebaliknya, Tuhan bisa memakai istri atau suami untuk dapat mengubah karakter kita menjadi seperti Kristus. Karena Tuhan tidak pernah salah memilih pasangan hidup kita, pasti Tuhan punya rencana dan maksud yang mulia yang mendatangkan kebaikan kepada kita. Mengapa kita tidak menggunakan uang kita untuk membeli rokok karena segala sesuatu datang dari Tuhan. Jika kita hidup dalam Kebenaran Firman Tuhan maka kita menyadari segala sesuatu datang dari Tuhan, walaupun ada orang yang menyakiti kita, kita tetap mengasihi karena kasih berasal dari Tuhan.

  3. Oleh Dia
  4. Oleh Dia berbicara menyangkut cara. Artinya segala sesuatu yang kita hadapi kita hadapi kita harus menggunakan cara Tuhan dalam penyelesaian masalah, sehingga kita dapat mengucap syukur sekalipun dalam keadaan yang sulit. Pemahaman ini sangat penting untuk dimiliki oleh orang-orang percaya agar dapat menyingkapi setiap masalah yang terjadi dalam kehidupan kita. Synergi antara segala sesuatu dengan oleh Dia maka menghasilkan iman yang sejati. Jangan menggunakan cara-cara manusia untuk menyelesaikan setiap masalah dalam kehidupan kita, sekalipun kesalahan itu dilakukan oleh orang lain. Tetapi milikilah iman didalam segala sesuatu yang kita hadapi dalam kehidupan kita, karena iman tidak berbicara hanya tentang kesembuhan tetapi di dalam semua aspek kehidupan yang kita hadapi.

Supaya iman kita sejati kita harus serius seperti bagaimana Tuhan melihat serius tentang hidup ini. Jika kita menyadari bahwa segala sesuatu datang dari Dia, maka tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sukacita kita sekalipun kita menghadapi masalah, kita harus tetap mengucap syukur dalam segala hal.

1 Tesalonika 5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah didalam Kristus Yesus bagi kamu.

Dengan mengucap syukur senantiasa kita telah melakukan cara Tuhan dalam menyelesaikan masalah dalam kehidupan kita, karena dengan mengucap syukur tidak ada seorangpun yang bisa mengambil sukacita kita... Amin...

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"