• Ps. Edward Supit
  • 02 Maret 2014
  • Ibadah Raya III - Pk. 11.15 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Five Winning Stones (Lima Batu Kemenangan)

"Lalu Daud mengambil tongkatnya di tangannya, dipilihnya dari dasar sungai lima batu yang licin dan ditaruhnya dalam kantung gembala yang dibawanya, yakni tempat batu-batu, sedang umbannya dipegangnya di tangannya. Demikianlah ia mendekati orang Filistin itu." (1 Sam. 17: 40)

Bagaimana Daud mengalahkan Goliat dengan 5 batu. Apa yang menjadi Goliat dalam hidupmu? Goliat bisa berupa masalah keuangan, penyakit, pekerjaan, pelayanan, hub suami isteri atau anak dan saudara. Daud berhadapan dengan (Goliat)/masalah yang sangat tinggi, besar, mengintimidasi, yang menakut-nakuti hidupnya mungkin belum ada jalan keluar, bagaikan pintu-pintu tertutup! Apa yang akan kita lakukan ketika kita menghadapi hal tersebut, kita belajar dari Daud, apa yang harus dipersiapkan untuk mengalami kemenangan dalam hidupnya.

Lima batu yang membuat kemenangan dalam hidup DAUD :

  1. The Stone of THE PAST - HARUS BERDAMAI DENGAN MASA LALU (1 Sam. 17: 37)
  2. Daud dalam keluarganya hanya sebagai gembala domba, tidak menjadi prajurit seperti kakak kakaknya, bagi budaya di mana Daud hidup saat itu, bahwa Daud dianggap sebagai anak yang tidak mempunyai masa depan dibnadingkan dengan kakak-kakaknya. Dalam kehidupan kita terjadi ada yang baik dan buruk, hal buruk menjadi masa lalu kita. Ketika kita bisa berdamai dengan masa lalu yang buruk, maka itu akan menentukan masa depan kita. Sebaliknya jika tidak bisa berdamai dengan masa lalu yang buruk akan merusak masa depan kita. Daud mempunyai Good selektif memory, artinya dia akan mengingat hal yang baik dan melupakan yang buruk. Hidup manusia bukan karena masalah yang ada melainkan bagaimana kita mengatasi masalah dengan positif yang akan membentuk hidup kita."Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu." Kata Saul kepada Daud: "Pergilah! TUHAN menyertai engkau." Bukti bahwa Daud mempunyai good memory/seletif memory, dalam ayat diatas bahwa Daud bisa mengingatkan apa yang terbaik yang pernah dia dapat dari Tuhan, bukan singa nya yang diingat melainkan Tuhan yang telah melepaskan dan menolong hidupnya. Yang lama sudah berlalu yang baru sudah datang!

  3. The Stone of PREPARATION - HARUS MASUK DALAM PROSES/PERSIAPAN
  4. "Ketiga anak Isai yang besar-besar telah pergi berperang mengikuti Saul; nama ketiga anaknya yang pergi berperang itu ialah Eliab, anak sulung, anak yang kedua ialah Abinadab, dan anak yang ketiga adalah Syama. Tetapi Daud selalu pulang dari pada Saul untuk menggembalakan domba ayahnya di Betlehem. Orang Filistin itu maju mendekat pada pagi hari dan pada petang hari. Demikianlah ia tampil ke depan empat puluh hari lamanya." (1 Sam. 17: 13, 15-16)

    Daud disiapkan Tuhan masuk dalam proses ketika menjadi pelayan dan pengantar makanan bagi para kakak kakaknya, dan selalu kembali pulang ke bethelem untuk menggembalakan domba ayahnya. Disituasi itu Daud dibentuk hatinya dengan segala ketaatan dan karakternya, karena dari hal itulah untuk membentuk karakternya sebagai pribadi yang berintegritas. Sebelum Tuhan pakai selalu Tuhan persiapkan dan perlengkapi terlebih dahulu.

  5. The Stone of PERSPECTIVE - MILIKI CARA PANDANG YANG BENAR(1 Sam. 17: 26, 1 Sam. 13: 6)
  6. "Lalu berkatalah Daud kepada orang-orang yang berdiri di dekatnya: "Apakah yang akan dilakukan kepada orang yang mengalahkan orang Filistin itu dan yang menghindarkan cemooh dari Israel? Siapakah orang Filistin yang tak bersunat ini, sampai ia berani mencemoohkan barisan dari pada Allah yang hidup?" (1 Sam. 17: 26).

    Daud tidak dipersiapkan secara Formal untuk berperang sebagai prajurit seperti kakak kakaknya, secara manusia Daud tidak terpilih oleh manusia, melainkan Daud dipilih khusus oleh Tuhan. Keyakinan kita akan menentukan apa yang kita lihat dan apa yang kita lihat akan menentukan seperti apa kita! Dalam setiap kesalahan ada hikmat yang akan mempersiapkan kita untuk yang terbaik, karena Tuhan memberi rancangan yang terbaik dalam hidup kita.

  7. The Stone of PASSION – MILIKI SEMANGAT DALAM HIDUPMU (1 Sam 17: 45-50)
  8. Daud begitu semangat dalam menjalani hidupnya sekalipun ada masalah yang dihadapi yaitu Goliat atau masalah yang dihadapinya. Ketika Goliat (masalah masalah yang dihadapi Daud tidak takut melainkan berlari menghadapi Goliat itu). Apa yang menjadi Goliat dalam Saudara, bisa keuangan, sakit penyakit, pelayanan, pekerjaan, bisnis, dll, hadapi semua bersama Tuhan, pasti akan diberikan kemengan. Daud selalu mengingat yang baik, miliki selektif memory dan memiliki semangat yang luar biasa.

  9. The Stone of PERSISTENCE – TETAP SETIA PADA TUHAN (1 Sam. 17: 51-52)
  10. Kasihi Tuhan dengan segenap hatimu sampai selama-lamanya, sekalipun masalahmu belum selesai, atau belum ada jalan keluar. Percayalah bahwa ketika kita hadapi bersama Tuhan pasti Tuhan memberikan yang terbaik bagi kita.

Goliat-goliat bicara masalah dalam hidup kita, Goliat bisa berupa masalah keuangan, penyakit, pekerjaan, pelayanan, hub suami isteri atau anak dan saudara. Lupakan masalalumu yang buruk dan pandang Yesus maka saudara akan menerima kehidupan masa depan yang lebih baik. Amin...

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"