• Pdp. Charlie Jeremiah
  • 01 Juni 2014
  • 2PM - Pk. 14.00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Obedience

Akhir-akhir ini gembala sidang kita Pak Niko menyampaikan tentang akhir zaman dan pencurahan Roh Kudus kepada tiga generasi. Kita mau belajar tentang ketaatan. dampak dari ketidaktaatan bisa mengakibatkan hal yang fatal.

"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. (Yoh. 15:1-2)

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. (Yoh. 15:5-6)

Setiap kita harus berbuah, karena Tuhan mau setiap kita menghasilkan buah (berbuah yang banyak). Racun pada binatang buas seperti ular dapat mengakibatkan sakit yang fatal pada tubuh kita. sama seperti dosa, dosa itu ibarat seperti racun. Ketika kita mulai kompromi dengan dosa, dan dosa itu dilakukan terus-menerus, bahkan hidup dalam dosa. Dosa itu akan mengakibatkan sesuatu yang fatal dalam hidup kita.

Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal. Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua. (Mat. 18:8-9)

Maksud dari Firman Tuhan ini adalah lebih baik kita memilih dan memiliki hal surgawi (keselamatan) daripada hal-hal yang duniawi.

Syarat-syarat agar kita berbuah :

  1. Percaya Kepada Yesus
  2. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh. 3:16)

    Kita harus percaya kepada Tuhan Yesus, karena dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain selain nama Dia (Yesus) yang oleh karena namaNya kita diselamatkan. Ketika kita percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi, maka kita beroleh hidup yang kekal.

  3. Melakukan Kehendak Allah
  4. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. (Mat. 7:21)

    Ketika kita percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan, kita harus mengerti dan melakukan kehendak Bapa. Hanya orang-orang yang melakukan kehendak Bapa yang akan masuk kedalam kerajaan surga.

  5. Terus Berjuang
  6. Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?" Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat. (Luk. 13:23-24)

    Kita harus berjuang untuk mengerti dan melakukan kehendak Bapa supaya kita masuk surga.

Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. (Yoh. 6:66)

Dunia ini semakin jahat dan terus menawarkan hal-hal dunia supaya banyak orang yang mengudurkan diri dan tidak lagi mau mengikut Tuhan Yesus. Kita harus memiliki komitmen kepada Tuhan. sekali Tuhan tetap Tuhan….

Walaupun masalah datang silih berganti, walaupun dunia mulai menggoda dan menawarkan kita sesuatu hal-hal dunia. Kita harus tetap kuat, jangan kita gantikan iman kepercayaan kita kepada Tuhan dengan hal duniawi.

Maka kita akan menjadi orang-orang yang berbuah dan mengerti kehendak Bapa.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"