• Pdt. Ridwan Hutabarat
  • 03 September 2014
  • Kebaktian Tengah Minggu - Pk. 19.00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Kemerdekaan Sejati

Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya. Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah. Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." (Yoh.8:30-36)

Konteks kebenaran firman Tuhan dipasal ini menyebutkan bahwa Yesus adalah terang dunia dan Yesus bukan dari dunia ini dan setelah itu respon dari orang banyak yang mendengarkan menjadi percaya kepadaNya. Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang percaya Jika kamu tetap didalam Firman Tuhan maka kamu benar-benar adalah muridKu dan kamu akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.

Bagaimana Caranya untuk Mengalami Kemerdekaan Sejati :

  1. Tetap dalam Firman Tuhan dan menjadi Murid Tuhan
  2. Hiduplah didalam Firman Tuhan sebab Firman Tuhan sebagai terang bagi jalan kehidupan kita didunia ini.

    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku (Maz. 119:105).

    Ketika kita tetap didalam Tuhan maka secara otomatis kita menjadi murid Tuhan dan sebagai murid Tuhan kita harus terus mendengarkan Firman Tuhan sebab dari situlah iman kita bertumbuh.

    Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus (Rom. 10:17).

  3. Mengetahui Kebenaran Tuhan
  4. Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. (2 Kor. 4:16-18).

    Kebenaran Firman Tuhan membukakan mata rohani kita bahwa yang kelihatan didunia ini hanya sementara dan tidak kekal. Oleh sebab itu janganlah kita terjebak oleh kekayaan dunia ini yang seringkali membutakan rohani kita untuk mendekat kepada Tuhan. Berorientasilah kepada kekekalan yang tidak kelihatan yaitu perkara-perkara yang diatas yaitu perkara rohani untuk membawa kita semakin dekat dan tinggal didalam Firman Tuhan.

  5. Kebenaran itu Memerdekakan kita
  6. Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah. Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka." (Yoh. 8:34-36)

    Tuhan Yesus menyatakan bahwa kita sebagai anak-anak Tuhan yang sudah dimerdekakan dari hamba dosa. Posisi kita tinggal didalam rumah sebab kita adalah anakNya dan Dialah Bapa kita. Kitalah yang mewarisi berkat-berkat keselamatan itu untuk menjadi berkat bagi sekeliling kita.

    Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. (Gal. 5:13).

    Oleh sebab itu marilah kita menjadi anak-anak kebenaran yang menerima kebenaran dari Tuhan dan biarlah kemerdekaan yang dari Tuhan itu menjadi sempurna memerdekakan kita sehingga kita benar-benar merdeka dan hidup didalam kemerdekaan yang sejati didalam Tuhan, menjadi pelaku Firman Tuhan dan menjadi kesaksian bagi banyak orang… amin

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"