• Ev. Lily Sulistyo
  • 28 Januari 2016
  • Women Of Integrity - Pk. 10.00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Perjumpaan Dengan Allah Dalam Keluarga

"Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku." (Im 26:12)

Tuhan memberikan janji untuk selalu berada didalam hidup kita dan juga ditengah-tengah keluarga kita.  Anak adalah seorang pewaris dari orang tua, bukan hanya harta tapi juga kepribadian dan karakter. Apa yang dilakukan anak berasal dari apa yang dilihat dari kehidupan orang tuanya. Pada zaman ini, kita melihat nilai keluarga sudah semakin menurun, orang tua yang yang sibuk dengan pekerjaan dan anak yang sibuk dengan sekolah dan aktifitasnya. Keluarga adalah lembaga pertama yang Allah ciptakan dimuka bumi, oleh karena itu Allah mempunyai fokus yang besar terhadap keluarga, Allah ingin agar setiap keluarga memiliki kehidupan yang intim dengan Tuhan. Mengapa Allah memiliki hati untuk memperhatikan keluarga? Dua hal yang terjadi dalam sebuah keluarga sehingga Allah memiliki perhatian yang khusus.

  1. Keluarga Adalah Altar Dihadapan Tuhan
  2. Perkembangan gadget membuat komunikasi dalam keluarga menjadi terputus, ketika kumpul bersama dalam meja makan atau ruang keluarga maka masing-masing sibuk dengan gadget dalam tangannya masing-masing. Butuh seorang pribadi yang mau berkorban untuk memulai mezbah doa dalam keluarga. Berani untuk memulai dan memanggil seisi rumah untuk beribadah kepada Tuhan. Keluarga adalaha Altar dihadapan Tuhan untuk mengasihi Tuhan dan sesama yang dimulai dari keluarga. Mezbah Keluarga adalah sarana kita belajar kasih terhadap anggota keluarga. Konflik tidak akan terhindari dalam kehidupan keluarga oleh karena itu kita butuh kasih Allah mengalir dalam hati kita agar dengan rela hati kita dapat mengasihi dan mengampuni sesama kita. Tuhan ingin agar kita hidup suci dan tak bercela dihadapanNya karena Allah menjanjikan berkatNya yang luar biasa

    "Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku." (Mzm 101:2)
    "Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu! Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN." (Mzm 128:2-4)
  3. Buah-buah Kehidupan
    • Buah pertobatan
    • "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Kor 5:17)

      Tuhan menginginkan agar kita hidup dalam pertobatan yang sejati dihadapan Tuhan, menghasilkan buah-buah pertobatan yang terlihat dan dapat dirasakan. Menanggalkan setiap dosa dan perbuatan-perbuatan jahat yang tidak sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

    • Buah Roh
    • "Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu." (Gal 5:22-23)

      Perjumpaan dengan Allah akan membuat kita memiliki buah roh, kehidupan yang dihasilkan oleh perbuatan Roh Kudus dalam hati dan pikiran kita. Buah roh dapat dihasilkan jika kita hidup intim dengan Tuhan. Sekalipun keadaan sekeliling mengejutkan dan tidak terlihat pengharapan, namun ketika kita memiliki iman didalam Tuhan Yesus maka kasih setia Tuhan akan menyanggupkan kita untuk melewati setiap badai hidup. Tuhan memberikan pengharapan dan pengharapan  didalam Dia tidak mengecewakan. Orang yang intim dengan Tuhan akan memiliki kuasa untuk menjadi saksi Tuhan sehingga setiap perkataan kita memiliki kuasa untuk membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin.

    • Buah Pelayanan
    • "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan." (Mat 11:28-30)

      Kuk adalah sebuah alat yang dipasang dileher sapi atau kerbau oleh petani yang diperuntukkan ketika membajak sawah sehingga sapi atau kerbau tidak menoleh kekanan atau kekiri. Tuhan memberikan kuk kepada kita agar fokus dan mata kita selalu tertuju kepada satu tujuan yang Ilahi yang Tuhan sediakan bagi kita. Hidup manusia selalu diberikan talenta dan potensi yang berbeda atas setiap orang. Tuhan berikan potensi dan talenta untuk menjadi alat Tuhan memberkati sesama dan lingkungan bagi kemuliaan nama Tuhan.Kita diciptakan untuk menjadi rekan sekerja Allah maka serahkanlah hidup kita untuk menjadi alat kebenaranNya.  

Tuhan menciptakan manusia dan membentuk sebuah keluarga untuk menjadi mitra kerja Allah. Allah memiliki tujuan yang mulia bagi keluarga-keluarga orang yang percaya. Oleh karena itu, mulai dari sekarang jadilah orang yang mau berkorban untuk pemulihan keluarga. Tinggalkan sejenak kesibukan pekerjaan dan rumah tangga kita, berikan waktu untuk Tuhan dan anggota keluarga kita karena keluarga adalah Altar dihadapan Tuhan dan keluarga adalah tempat agar buah roh dihasilkan dalam kehidupan kita. Layanilah keluarga kita sebagaimana Allah telah melayani terlebih dahulu sampai kemuliaan Tuhan dinyatakan dalam kehidupan keluarga kita. Amin…

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"