• Ps. Edward Supit
  • 06 Maret 2016
  • Ibadah Raya I - Pk. 07.00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

He Makes It Better

Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur." Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba." Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya. Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu--dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya--ia memanggil mempelai laki-laki, dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang." Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya. (Yoh. 2:1-11)

Kita mau belajar dari Mujizat perkawinan di Kana yang dilakukan Tuhan Yesus.

  1. Tuhan Peduli dengan Kebahagian Saudara dan Rumah Saudara.
  2. Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu. Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur." (Yoh. 2:1-3)

    Dalam pelayanannya, Tuhan Yesus selalu membuat mujizat. Mujizat pertama yang dilakukan oleh Tuhan Yesus dicatat oleh Yohanes dalam acara perkawinan di Kana. Diceritakan bahwa Yesus dan ibunya menghadiri pesta perkawinan dan sebelum pesta berakhir ternyata anggur yang disediakan habis. Memang Yohanes tidak menceritakan apakah ibu Yesus memiliki keterkaitan keluarga dengan pelaksana acara tersebut. Tetapi ketika diketahui ada kehabisan anggur, ibu Yesus turut prihatin. Melihat keadaan tersebut, ibu Yesus menceritakan kepada Yesus, tetapi jawabnya, "Saatku belum tiba". Jawaban Yesus yang mengatakan "Saatku belum tiba", mengajarkan pada kita bahwa Yesus bertindak sesuai waktu yang telah ditetapkan-Nya. Tuhan Peduli kepada kebahagian pengantin yang menikah. Mujizat yang Tuhan Yesus lakukan berhubungan dengan kebahagiaan. Mungkin kita berkata Tuhan tidak peduli dengan setiap masalah dan pergumulan kita, tetapi ketahuilah Dia adalah Allah yang mengerti dan peduli. Dia tidak akan pernah meninggalkan dan membiarkan kita.

    Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. (Rom. 14:17)

    kalau kita hidup didalam Tuhan maka Dia akan memberikan sukacita kepada kita.

    Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,(Gal. 5:22)

    Saat didalam rumah tangga kita memprioritaskan Tuhan lebih dari segalanya, maka damai sejahtera dan sukacita Tuhan curahkan kepada kita.

  3. Tuhan Suka Melakukan Hal-hal yang Tidak Kita Duga.
  4. Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur." (Yoh. 2:3)

    Waktu kita menghadapi masalah yang tidak terduga, yang dibutuhkan adalah penyerahan total dan ketaatan. Ketika kita berserah kepada Tuhan saat dalam masalah dan goncangan, disitulah Tuhan akan membuat mujizat dalam kehidupan kita. Ketika kita memiliki ketataan dan penyerahan total Tuhan akan memberikan mujizat. Seperti yang kita tahu, peristiwa ini berakhir dengan happy ending. Air biasa diubah menjadi air anggur, bahkan anggur terbaik. Dan sang mempelai menuai pujian dari pemimpin pesta sebagai yang "…menyimpan anggur yang baik sampai sekarang", yaitu sampai akhir pesta. Waktu kita hadirkan Yesus dalam hidup kita, maka Tuhan akan membuat segala sesuatu yang tidak baik menjadi baik sesuai kehendak-Nya. Amin…

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"