• Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • 23 Juli 2017
  • Ibadah Raya III - Pk. 11:15 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Melakukan Kehendak Tuhan Pada Zaman Ini

Matius 7:21-23, "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Banyak orang yang mengaku kristen dan melakukan banyak hal-hal yang luar biasa, tapi sayang Tuhan tidak berkenan. Pada hari terakhir akan banyak orang berseru kepada Tuhan, bahwa ia sudah melakukan banyak mujizat, namun tidak melakukan kehendak Bapa. Tuhan tidak mengenal mereka dan menyebut mereka pembuat kejahatan. Maksud pembuat kejahatan adalah mereka yang tidak mau hidup dalam hukum dan ketetapan Allah. Tuhan mau kita melakukan kehendak Bapa di Sorga pada zaman ini.

  • Gaya hidup Daud melakukan kehendak Tuhan
  • Tuhan telah menemukan Daud yang hatinya berkenan kepada-Nya.

    1. Karena Daud melakukan segala kehendak Tuhan pada zamannya (35).
    2. Daud seorang yang cinta Tuhan, pemuji dan penyembah yang disenangi Tuhan dan seluruh Israel. Tuhan suka dengan orang yang memiliki gaya hidup memuji dan menyembah Tuhan. Daud peka melakukan kehendak Tuhan.
    3. Daud manusia biasa yang tidak lepas dari kesalahan, tapi kalau ditegor Daud bertobat dan merendahkan diri. Daud tidak pernah melakukan dosa yang sama.
    Kis. 13:22, "Aku telah mendapatkan Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendakKu."
  • Gaya hidup Maria melakukan kehendak Tuhan
  • Sikap Maria (Markus 14:6-9). 6 hari sebelum Paskah, Maria mengurapi Tuhan Yesus dengan minyak narwastu yang mahal. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan penguburan Yesus. Dan apa yang dilakukan Maria akan diingat dan diberitakan di seluruh dunia. Namun Yudas melarang karena itu merupakan pemborosan. Tapi sebenarnya Yudas lebih memikirkan uang daripada mempedulikan orang miskin.

    Maria sedang menjawab apa yang dibutuhkan Yesus waktu itu. Dimana Ia sebentar lagi akan mati, Ia butuh penghiburan. Maria melakukan kehendak Yesus pada zaman itu. Artinya setiap kita harus melakukan kehendak Tuhan pada zaman ini, yaitu kita harus memberitakan Injil.

    Maria dan Marta

    Duduk di kaki Tuhan Yesus

    Maria melakukan hal yang terbaik, semenara Marta terlalu sibuk sampai ia tidak mendengarkan apa yang dikatakan Yesus. Kita harus seperti Maria yang mendengarkan apa yang dikatakan Tuhan. Kita perlu visi dari Tuhan. Untuk itu kita harus banyak duduk di kaki Tuhan. Orang yang selalu duduk di kaki Tuhan itu melakukan yang terbaik bagi Tuhan. Bukan berarti orang seperti Marta itu salah, tapi ketika Yesus berbicara dia tidak mendengar, terlalu sibuk dengan tugas-tugasnya.

    Menyambut Tuhan Yesus tanpa banyak bicara

    Pada peristiwa Lazarus mati, saudara Lazarus, Maria dan Marta mati (Yoh. 11:1-44), Marta terlalu banyak bicara kepada Tuhan Yesus. Sementara Maria menangis dan tersungkur di kaki Yesus. Gaya Maria ini menyentuh hati Tuhan dan menyenangkan hati-Nya. Tuhan Yesus paling senang dengan cara Maria ini. Tuhan Yesus menghendaki kita peka dan melakukan kehendak-Nya. Dan Tuhan Yesus membangkitkan Lazurus.

    Apa kehendak Tuhan pada zaman ini?

    Tahun 2009 Tuhan Yesus melalui Gembala Sidang mengatakan bahwa Yesus akan datang segera. Tuhan akan menggenapi Yoel 2:28-32.

    1. Kita sedang memasuki Pentakosta ke-3, dimana Roh Kudus sedang dicurahkan dengan dahsyat. Hal ini menyebabkan terjadinya penuaian jiwa terbesar dan yang terakhir sebelum Tuhan Yesus datang untuk kali kedua. KITA HARUS MENJADI SAKSI KRSTUS.
    2. Api Roh Kudus sedang turun di Indonesia dan akan bergerak ke bangsa-bangsa lain. Untuk itu pada tangal 18-20 Juli 2018 akan diadakan Empowered21 Asia di SICC. Bangsa-bangsa akan datang untuk menerima api Roh Kudus dan dibawa ke negara mereka masing-masing. Pertobatan terjadi karena api Tuhan turun. Anak-anak muda akan dilawat Tuhan dan akan melayani bangsa Indonesia sampai ke bangsa-bangsa.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"