• Ps. Edward Supit
  • 20 Mei 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

The movie of your life

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, (Efe. 3:20)

Hiburan yang sering kita lakukan adalah menonton film di bioskop. Ada dua kesimpulan setelah menonton film, dapat merekomendasikan film itu bagus atau film itu jangan ditonton. Ada sebuah film yang menceritakan seorang pemuda yang menjadi tentara karena ayahnya juga seorang tentara tetapi dia tidak mau memegang senjata. Pada saat latihan disuruh memegang senjata dan dihukum karena melanggar aturan tidak mau memegang senjata. Tidak ada tentara yang saat bertempur dengan tidak memegang senjata. Kemudian dia diijinkan ikut pertempuran tanpa harus memegang senjata. Suatu saat di pertempuran melawan jepang dimana teman-temannya ditembak dan hampir seluruhnya meninggal dan luka-luka dan hanya orang ini yang mampu menolong teman-temannya. Film apa yang sedang kita mainkan? Kalau film yang kita mainkan bagus atau jelek akan menjadi rekomendasi bagi orang lain yang menontonnya. Kita dapat melihat yang tidak mungkin menjadi mungkin karena Tuhan akan membentuk dan mengarahkan mimpi kita.

Bagaimana membuat film yang bagus dalam hidup kita : 

1. Memiliki keinginan yang kuat (strong passion)

Tuhan mau kita menjadi orang yang sukses. Saat bangun tidur kita harus bergairah bersama rencana Tuhan yang luar biasa.

Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. (Luk. 11:10)

Yesus melakukan pelayanan dengan bergairah dan menyala-nyala. Mari mempunyai keinginan yang kuat.

2. Memiliki perencanaan yang intensif (intensive planning)

Kita harus tahu lewat mana dan situasi kayak apa untuk sampai ke tempat tujuan. Hitungan langkah kecil (baby steps count). Hargai orang yang sudah berusaha untuk berubah menjadi lebih baik sekecil apapun usahanya. Evaluasi impian kita apakah masuk akal? Kita harus mempunyai impian yang jelas dan dapat diwujudkan dengan pertolongan Tuhan.

Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? (Luk. 14:28)

Impian kita apakah berharga dan layak diperjuangkan? Apa gunanya mendapatkan seluruh dunia atau impian anda dan anda kehillangan sesuatu yang jauh lebih penting? Kita harus mempunyai perencanaan yang intensif. Untuk membangun pernikahan tidak mudah dibutuhkan perencanaan yang efektif.

3. Memiliki ketahanan, kegigihan dan keuletan (holy tenacity)

sebab di sini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang. (1 Kor. 16:9)

Kalau kita mau sukses tapi tidak mau gigih dan ulet, lupakan. Waktu ada masalah dan ketakutan menghadang kita jangan mundur tetapi terus maju ke depan. Kalau iblis membuat kita jatuh, bangkit lagi karena kita tidak akan jatuh tergeletak sebab Tuhan selalu menopang dengan tangan-Nya.

Mari kita jadikan hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. 

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"