• Pdm. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
  • 27 Mei 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

MERAIH KESUKSESAN

Tidak ada seorang pun tahu apa yang akan terjadi di hari esok. Kita mungkin punya cita-cita untuk diraih (mengejar masa depan) menempuh pendidikan dan jejak karier, jika tekun maka tercapai tapi tidak sedikit juga mengalami kegagalan. Sebagian lainnya melakukan perubahan tujuan atau cita-cita masa depannya dalam perjalanan studi yang ditempuh melalui proses khusus dalam hidup. Dalam semuanya itu, kita bisa merancang hari esok, kita bisa mengatur jalan yang harus kita tempuh tapi ingat, Tuhanlah yang menentukan tujuan akhirnya; “Manusia mereka-reka jalannya, tapi Tuhanlah yang menentukannya.” Kesuksesan bukan karena tujuan hidup kita (cita-cita) tercapai, tapi bagaimana kita menggenapi tujuan Tuhan dalam hidup kita. Sukses dimata Tuhan adalah bagaimana kita dalam segala keadaan, profesi dan hidup yang kita jalani menggenapi tujuan Tuhan.

Bagaimana Meraih Kesuksesan Di Hari Esok?

1. Menemukan tujuan Tuhan dalam hidup kita 

Hal ini hanya bisa diketahui jika kita membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Seseorang ada kalanya bisa mengerti bahwa profesi dan tujuan hidupnya adalah rencana Tuhan setelah ia mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan dan merasakan dampak besar atas apa yang telah dikerjakannya (menjadi berkat bagi orang lain). Orang yang tidak menyadari bahwa karier dan profesinya adalah tujuan Tuhan, anugerah Tuhan maka responnya adalah mengejar popularitas diri, mengeruk keuntungan pribadi, tidak pernah puas akan apa yang telah dicapai, kesombongan dan keangkuhan hidup.

2. Hidup sungguh-sungguh dalam Tuhan 

Orang yang bersungguh-sungguh dalam Tuhan ditandai oleh sikap kerendahan hati dan mengakui bahwa pekerjaan, karier dan kesuksesannya adalah anugerah Tuhan semata. Merintis karier dan usaha dibutuhkan keseriusan, ketekunan, kejujuran serta mengandalkan Tuhan sehingga kesuksesan dan keberhasilan kita rasakan dan memuliakan Tuhan.

3. Kerelaan hati untuk Melayani Tuhan.

Matius 20:28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

Kita harus sadar bahwa tujuan hidup kita adalah untuk Melayani Tuhan. Kita dipanggil untuk melayani Dia dan menjadi berkat bagi sesama. Yesus saja mau melayani, merendahkan diri bahkan mau menyerahkan nyawaNya untuk kita, mengapa kita tidak mengikuti jejakNya? Selagi ada kesempatan untuk melayani Tuhan, mari serahkanl hidup kita untuk melayani Dia melalui gereja di mana kita tertanam, bertumbuh dan berbuah.

Ketika mengambil keputusan untuk melayani Tuhan, maka kita harus bertekad melayani dan melakukan yang terbaik untuk Tuhan (Kol. 3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia).

4. Jangan pernah Menunda Untuk Mengambil Keputusan Penting Dalam Hidup.

Pen. 12:1 Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: "Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!",

Pen. 12:13-14 Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.

Sadarlah, bahwa keputusan yang kita ambil sekarang ini kelak akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Karena itu, ambil keputusan yang tepat selagi kita masih muda dan kuat, mari kita melayani Tuhan dan menjadi berkat bagi pekerjaan Tuhan dan bagi sesama.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"