• Pdm. Ari Kiswanto
  • 08 Juli 2018
  • Ibadah Raya I - III & V - Pk. 07:00 - 11:15 & 16:30 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Menyelamatkan Yang Hilang

Di China banyak orang yang diberkati dan di selamatkan. Mereka tidak minta berkat untuk diri mereka sendiri, tetapi mereka minta jiwa-jiwa untuk diselamatkan. Itulah sebabnya kita berada di tempat ini harus dapat memiliki kerinduan yang sama, yaitu untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."( Luk. 19:10)

Alkitab yang kita miliki adalah Sejarah, Kebenaran, dan Kasih. Dengan Doa, Membuka, membaca, mengerti, serta Percaya dan menjadi pelaku, maka mujizat akan terjadi. 

Seperti pesan Nenek : Tempat menyimpan uang paling aman adalah diselipkan didalam Alkitab. Karena orang yang suka membaca Alkitab tidak suka mencuri, Halleluyah! Sedangkan orang yang suka mencuri tidak pernah membaca Alkitab.

Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. Berilah tumpangan seorang akan yang lain dengan tidak bersungut-sungut. Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.( 1 Ptr. 4:7-11). 

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kis. 1:8). Kita semua dilahirkan untuk dapat menerima kuasa, seperti dalam bidang sekolah, kemampuan kita adalah kuasa yang telah Tuhan berikan kepada kita, dalam hal pekerjaan dalam market place melalui pekerjaan, posisi pekerjaan kita adalah Kuasa yang Tuhan percayakan, dan Kuasa yang kita terima sesuai dengan kehendak Tuhan ingin kita menjadi apa dan ditempatkan dimana. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." (Kej. 1:26). Ketika kita diberikan kuasa oleh Tuhan, kita harus mengimbangi dengan karakter yang benar. Karena banyak orang telah diberikan kuasa, tetapi hancur karena tidak memiliki karakter yang baner, oleh sebab itu memiliki Karakter yang baik lebih penting dari memiliki kuasa. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.(Yoh. 15:7).  

3 pertanyaan dasar untuk mengevaluasi hubungan kita dengan Allah :

1. Apakah saya menolah untuk mengakui hal-hal yang telah saya lakukan salah di masa lalu ?

2. Apakah saya mengabaikan prinsip-prinsip Allah ?

3. Apakah saya benar-benar menginginkan kehendak Allah dalam hidup saya ?

Janganlah kita menjadi orang kristen yang setengah-setengah. Karena Tuhan bukan juru selamat yang setengah-setengah, tetapi kita harus mengakui bahwa Tuhan adalah pribadi yang menyelamatkan kita, karena kita diciptakan oleh Tuhan, maka Hidup kita adalah untuk Tuhan. Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.( Rom. 10:9). 

Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."( Yak. 4:6). Iman bukan berbicara tentang eksistensi dari apa yang kita ingini, tetapi percaya dan taat dengan apa yang dia ingini. Karena diperlu iman yang sangat besar, iman yang bisa menggoncangkan surga. Diwaktu kita berdoa, kita tidak minta kuasa tetapi minta hadiratNya karena kuasa dengan sendirinya mengikuti hadiratNya. Tuhan tidak bergerak dalam hidup kita kalau kita berjuang menggunakan pola dan pengertian kita sendiri. Tuhan akan bergerak kalau kita berdoa dengan TULUS dan SUNGGUH-SUNGGUH. Tuhan ingin kita hidup selalu mengandalkan Dia, dan tidak mengandalkan manusia dan mengandalkan kekuatan sendiri, karena dengan demikian itu akan menjauhkan kita daripada Tuhan. Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.( Yer. 17:5-8). 

Jika kita ingin hidup diberkati, andalkanlah Tuhan dalam kehidupan kita, menaruh harapan kepada Tuhan. Janganlah meminta kuasa kepada Tuhan, tetapi datang dan masuklah ke dalam Hadirat Tuhan. Tidak ada suka cita yang lebih besar di dunia ini seperti suka cita yang didapat dengan membawa satu jiwa kepada Kristus. AMIN.!

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"