• Pdm. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
  • 02 September 2018
  • Ibadah Raya I - III & V - Pk. 07:00 - 11:15 & 16:30 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

Karakter Yosua & Kaleb Memasuki Tanah Perjanjian

Selama sekitar 430 tahun (Kel. 12:40-41), umat Israel menjadi budak di Mesir. Mereka menjerit kepada Tuhan untuk meminta pertolongan-Nya sehingga Tuhan memilih dan mengutus Musa. Akhirnya, jutaan orang Israel dipimpin Tuhan melalui Musa untuk masuk Tanah Perjanjian (Kanaan). "Kemudian berangkatlah orang Israel dari Raamses ke Sukot, kira-kira enam ratus ribu orang laki-laki berjalan kaki, tidak termasuk anak-anak" (Kel. 12:37). Tetapi, hanya Yosua & Kaleb (bersama generasi berikutnya) yang akan memasukinya. "Bahwasanya kamu ini tidak akan masuk ke negeri yang dengan mengangkat sumpah telah Kujanjikan akan Kuberi kamu diami, kecuali Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun" (Bil. 14:30)! Apa yang membuat Yosua & Kaleb dapat masuk Tanah Perjanjian, sedangkan Musa yang sebelumnya dipilih Tuhan malah tidak dapat memasukinya? Karena mereka memiliki karakter yang benar di mata Tuhan.  

SIAPAKAH YOSUA? Yosua berasal dari suku Efraim (Bil. 13:8) dan sejak masa mudanya adalah abdi Musa (Bil. 11:28 a). SIAPAKAH KALEB? Kaleb berasal dari suku Yehuda (Bil. 13:6) dan adalah salah satu pemimpin 12 suku yang ditugaskan Musa mengintai Tanah Perjanjian. KARAKTER APA YANG DIMILIKI YOSUA & KALEB?

KARAKTER YOSUA & KALEB

1. BUAH KETAATAN. "Kecuali Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, dan Yosua bin Nun, sebab keduanya mengikut TUHAN dengan sepenuh hatinya" (Bil. 32:12). Apakah Anda mengikut Tuhan dengan sepenuh hati? Taatlah juga kepada pemimpin Anda. "Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu" (Ibr. 13:17). Yosua & Kaleb tidak pernah protes atau komplain kepada Tuhan. Jika kita sering protes dan komplain dan tanpa memiliki ketaatan kepada-Nya, Tuhan akan menghukum kita. Tuhan memberi kita kesempatan untuk belajar taat.

2. BUAH KEINTIMAN DENGAN TUHAN. "Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu" (Kel. 33:11). Yosua lebih senang diam dalam kemah pertemuan, ia memiliki keintiman dengan Tuhan. Sebagai umat Tuhan, kita harus bangun keintiman dengan Tuhan lewat waktu-waktu pribadi (khusus). GBI CK7 memfasilitasi sarana untuk intim dengan Tuhan melalui Menara Doa (wilayah Timur di GBI PRJ: Senin – Minggu, pkl. 15.00-21.00 WIB, dan wilayah Barat di GBI Intercon: setiap hari, 24 jam sehari) & Doa Fajar (Selasa – Sabtu, pkl. 4.45 WIB - selesai).  

3. BUAH IMAN POSITIF (Bil. 13:28-31, Bil. 14:8-9). "Tetapi Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune, yang termasuk orang-orang yang telah mengintai negeri itu, mengoyakkan pakaiannya" (Bil. 14:6). "Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka" (Bil. 14:8-9). "Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: "'Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!' Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: "Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita'" (Bil. 13:30-31). 

Tuhan pun sering memberi tes iman bagi Anda! Milikilah iman yang positif. "Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita" (Rm. 8:31)? Buah iman positif adalah ketaatan kita dalam melakukan firman, percaya penuh pada janji Allah. Iman orang percaya harus selalu bertumbuh. Proses pertumbuhan terjadi melalui ujian iman setiap waktu. Salah satu ujian iman adalah mengenai persembahan kita. Apakah kita benar-benar percaya pada janji Allah? "Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: 'Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?' Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa" (Mal. 3:8-9)!

"Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya" (Ams. 3:9-10).

Yosua dan Kaleb adalah dua model atau teladan yang benar bagi kita untuk memasuki Tanah Perjanjian yang Tuhan janjikan dalam hidup kita. Dengan memiliki tiga karakter di atas (ketaatan, keintiman, dan iman), hidup kita diurapi dan dimampukan oleh Tuhan untuk berkenan kepada-Nya dan masuk ke Tanah Perjanjian.

Tuhan Yesus segera datang kembali. Persiapkan diri Anda supaya memiliki hidup yang berkenan kepada-Nya. Jadilah orang-orang yang termasuk bilangan orang-orang yang memasuki Tanah Perjanjian (masuk surga).

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"