• Pdp. Marcos Tampubolon, SE
  • 09 September 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

FREEDOM IN CHRIST (Kemerdekaan Dalam Kristus)

BEBAS menurut KBBI

1. Lepas sama sekali

2. Lepas dari (kewajiban, tuntutan, perasaan takut dan sebagainya)

3. Tidak terikat atau terbatas oleh aturan dan sebagainya

4. Merdeka (tidak dijajah, diperintah, tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing

Tujuh Wilayah tanpa hukum

1) Wilayah Pakistan yang Tanpa Pemerintahan

2) Daerah Gurun Sahara yang tidak diakui

3) Lautan lepas tanpa kepemilikan

4) Somalia

5) Kepulauan Balleny di Kutub Selatan

6) Kota tempat berkumpulnya Para Hipster

7) Pulau Pitcain di Samudera Pasifik

Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna yaitu hukum yang memerdekakan orang dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. (Yakobus 1:5)

Konsep kita tentang hukum itu mengikat tetapi Firman Tuhan berkata kalau kita mau bebas kita harus melakukan dan hidup di dalam hukum tersebut. Hidup dalam kebenaran memerdekakan kita bukan hanya mendengar tetapi melakukannya bahkan bertekun di dalamnya. Firman Tuhan berkata, “Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yak. 8:31-32)

Orang-orang percaya harus tetap di dalam Firman Tuhan artinya terus-menerus melakukan Firman Tuhan dan kita akan mengetahui kebenaran dan kebenaran yang diketahui akan memerdekakan kita. Jadi kalau kita mau benar-benar merdeka justru kita harus melakakukan Firman Firman Tuhan bukan tanpa hukum. Berapa banyak orang Kristen merasa bahwa mereka merasa terikat, tidak bebas ketika hidup dalam hukum-hukum Tuhan, tetapi firman Tuhan berkata sebaliknya oleh karena kita hidup dalam hukum kita hidup dalam kemerdekaan.

1. KEBEBASAN ITU BUKAN BERARTI TANPA ATURAN,

Semakin kita hidup dalam aturan-aturan Tuhan membuat kita semakin merdeka atau bebas. Mengapa peraturan-peraturan itu justru membebaskan atau memerdekakan ? Karena peraturan peraturan Tuhan (firman Tuhan) adalah kebenaran yang akan membuat kita merdeka.

2. APA YANG TIDAK BISA KITA KONTROL, AKAN MENGONTROL HIDUP KITA.

Dalam hidup kita sehari-hari misalnya, ada banyak orang tidak bisa mengendalikan diri dalam menonton Youtube, Instagram, facebook hal ini karena di dalam orang tersebut tidak memiliki peraturan dan disiplin untuk menerapkan peraraturan-peraturan dalam kehidupan kita sehari-hari sehingga kita sangat dikendalikan oleh permainan atau sosmed tersebut.

3. KEBEBASAN BUKAN HAK UNTUK MELAKUKAN YANG APA YANG KITA SUKA TAPI KESEMPATAN MELAKUKAN APA YANG BENAR

"Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun. (1 Korintus 10:23) “Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: "Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain? (1 Kor. 10:29)

Melakukan yang benar atas pertimbangan-pertimbangan apakah yang kita lakukan tersebut membangun kehidupan kita atau tidak .bukan hanya karena kita tetapi karena keberatan-keberatan hari nurani orang lain.

Merdeka atau bebas berbicara tanggung jawab kita untuk melakukan peraturan-peraturan.

4. KEBEBASAN SEJATI DIDAPAT DARI KETAATAN KITA TERHADAP TUHAN

Firman Tuhan itu sempurna jadi kalau kita hidup dan taat dalam firman Tuhan maka kita akan mengalami kemerdekaan. “Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. (Maz. 19:7) Ketaatan harus hasil dari hubungan kita dengan Tuhan bukan karena hanya melakukan tanpa hubungan. Ketaatan itu akan menghasilkan keberanian untuk berkata tidak terhadap dosa.

5. KEBEBASAN SEJATI DIDAPAT WAKTU MENYERAHKAN HAK-HAK KITA KEPADA TUHAN

Kita terlalu sering berbicara kebebasan tetapi tidak membicarakan siapa yang memberikan kebebasan kita dan kebebasan tersebut pasti memilih tujuan. Ketika Tuhan memberikan kebebasan, kita harus bertanya kebebasan itu untuk apa. Sering kali kita menuntut hak-hak kita tanpa melihat apa arti dari kebebasan kita. Ketika kita dapat menyerahkan hak-hak kita, kita dapat menjalani kehidupan ini dengan penuh sukacita.

Biarlah kita hidup dalam kemerdekaan sejati bukan karena hukuman, tetapi untuk menyenangkan Tuhan. Cara kita menyenangkan Tuhan bukan dengan hidup dengan bebas tanpa hukum atau peraturan-peraturan tetapi sebaliknya kita harus hidup dalam kebenaran Firman Tuhan dan kita terapkan dalam seluruh kehidupan kita maka kita akan mengalami kemerdekaan yang sejati di dalam Tuhan. Amin.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"