1 Petrus. 4:1-5
Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--, supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah. Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang. Sebab itu mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidaksenonohan yang sama, dan mereka memfitnah kamu. Tetapi mereka harus memberi pertanggungan jawab kepada Dia, yang telah siap sedia menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
Tuhan Yesus bukan sekedar tokoh agama tetapi pribadi yang luar biasa. Tidak ada yang dapat mengambil hidup Yesus dari diri-Nya. Tidak orang-orang Yahudi maupun orang-orang Romawi. Tidak ada kuasa di dunia maupun di atas. Yesus mati karena memberikan-Nya atas kehendak-Nya sendiri bukan karena kuasa manapun. Dia memberikan diri-Nya dikubur karena kemauan diri-Nya.
Penderitaan ada 2 macam :
- Penderitaan sia-sia
Misalnya kebut-kebutan, narkoba dan mabuk-mabukan
- Penderitaan bermakna
Misalnya memberikan tempat duduk untuk orang lain atau memberi makanan kita kepada orang lain.
Tuhan Yesus menerima segala penderitaan secara terhormat sehingga mengalir kehidupan baru bagi semua orang di dunia.
Pilihan yang diambil Yesus adalah sebagai model bagi kita (Ayat 1). Kita ditantang untuk mengambil pilihan Yesus. Menderita untuk kenyamanan orang lain. Berdoalah kepada Tuhan agar kita dapat melakukannya bukan minta tolong kepada Tuhan untuk membantu mereka yang kesusahan. Bersediakah kita mengurangi kesenangan kita demi membantu orang lain. Penderitaan Yesus adalah anugerah yang sangat mahal sehingga kita harus hidup sesuai dengan kehendak Allah juga dengan penderitaan-penderitaannya karena kebenaran yang kita percayai. Melalui peristiwa paskah kita diingatkan untuk menantikan kemenangan yang akan dinyatakan.
Mulailah kita melakukan kehidupan yang rela memberikan hidup buat orang lain jadilah orang yang baik.
Berikan hidup kita sesuai dengan kasih yang sudah Tuhan berikan.
Muliakanlah Tuhan melalui hidup kita juga melalui penderitaan-penderitaan yang kita alami. Amin…
Tuhan Yesus Memberkati