Sebagai manusia dalam usia anak-anak muda, setiap kita tidak ada yang sempurna, tetapi sebagai anak-anak Tuhan kita wajib berdampak. Kita wajib memiliki relasi yang sehat, tidak terbatas dalam gedung gereja, tetapi kita harus berdampak dalam segala komunitas.
Kita anak-anak muda dan sebagai orang percaya harus menghidupi ayat ini, apakah ayat ini memiliki dampak dalam hidup ini ? Karena zaman ini., banyak anak muda yang hidupnya tidak berdampak.
1 Timotius 4:12
Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.
Waktu yang berjalan begitu cepat, dimulai tiap kita bangun pagi, miliki pertanyaan ini pada diri kita: "Apakah saya memiliki dampak bagi keluarga? Bagi orangtua?"
Jangan menunggu menjadi sempura untuk menjadi dampak.
Garam selalu berdampak di tempat yang tidak kelihatan, kita harus berdampak dulu dari tempat yang tidak terlihat dulu (dalam keluarga). Pertama-tama, anak-anak muda harus berdampak bagi keluarga terlebih dulu, kedua anak-anak muda harus berdampak di sekolah, dan ketiga anak-anak muda harus berdampak di gereja.
Bagaimana caranya supaya kita bisa berdampak:
1. Menguasai diri.
1 Timotius 4:12
Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.
Untuk menjadi dampak, kita harus belajar menguasai diri. Hari-hari akhir ini, banyak budaya mengajarkan alasan untuk berbuat dosa. Saat kita bisa menguasai diri yang sulit, kita akan menjadi dampak nyata. Jaga dan kuasai perkataan (mulut), tingkah laku, dan kasih kita.
2. Sabar menderita.
2 Timotius 4:5
Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!
Jangan jadi anak muda yang tertidur karena tidak menderita, menderita karena mengalami sesuatu yang kita tidak suka. Tetapi, untuk menjadi orang berdampak, kita harus mengalami hal yang tidak kita suka sekalipun.
3. Bawa orang kepada Yesus.
Kita dipanggil supaya kita bisa membawa orang datang kepada Yesus. Tunaikan tugas pelayanan kita, dan bawa orang kepada Yesus. Anak-anak muda usahakan untuk menjadi garam serta terang dunia, menjadi seseorang yang berdampak.
Jangan membiarkan waktu berlalu begitu saja, supaya jangan terjadi hilangnya satu generasi, jadilah anak-anak muda yang membawa dampak bagi generasinya.
Tuhan Yesus Memberkati