Titus. 2:1-10
Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat: Laki-laki yang tua hendaklah hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan. Demikian juga perempuan-perempuan yang tua, hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya, hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya, agar Firman Allah jangan dihujat orang. Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita. Hamba-hamba hendaklah taat kepada tuannya dalam segala hal dan berkenan kepada mereka, jangan membantah, jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.
Firman di atas adalah mengenai nasihat kepada Titus tentang keluarga.
Latar Belakang
• Surat Titus ditulis oleh Rasul Paulus kepada Titus di Pulau Kreta, kira-kira tahun 61 dan 63 M selama perjalanan dan pelayanan pemberitaan Injil saat berada dalam pemenjaraan di Roma.
• Titus ditugaskan untuk mengatur kembali kehidupan jemaat Kreta yang dalam situasi sedang mengalami ancaman dari para pengajar sesat yang mengacaukan keluarga-keluarga jemaat.
• Paulus ingin keluarga-keluarga Kristen tetap memiliki Integritas dan keteladanan, mulai dari orang-orang tua, anak-anak muda dan hamba untuk berperilaku konsisten dengan apa yang mereka imani.
Definisi Integritas Dan Teladan
INTEGRITAS :
Berbicara Kualitas internal seseorang, seperti kejujuran, konsistensi dan keselarasan antara apa yang dikatakan dengan apa yang dilakukan, bahkan ketika tidak ada yang melihat.
TELADAN :
Berbicara Perilaku, sikap, atau tindakan yang baik yang dapat mempengaruhi orang lain.
Kunci Hidup dengan Integritas dan Teladan
Ada 4 golongan yang harus diajar Titus untuk Hidup dalam ajaran yang sehat (ayat 1):
a. Bagi orang tua laki-laki:
• Hidup sederhana.
• Terhormat.
• Bijaksana.
• Sehat dalam iman.
• Dalam kasih.
• Dalam ketekunan.
b. Bagi orang tua perempuan:
Hidup sebagai orang-orang beribadah:
• Jangan memfitnah.
• Jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik.
Mendidik perempuan-perempuan muda untuk :
• Mengasihi suami dan anak-anaknya.
• Hidup bijaksana dan suci.
• Rajin mengatur rumah tangganya.
• Baik hati dan taat kepada suaminya.
c. Bagi orang-orang muda :
• Menguasai diri dalam segala hal.
• Jadi teladan dalam berbuat baik.
• Jujur
• Bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu: Sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu supaya lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan.
d. Bagi hamba-hamba :
Taat kepada tuannya dalam segala hal dan berkenan kepada mereka:
• Jangan membantah.
• Jangan curang.
• Tulus.
• Setia.
Tujuan : supaya mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.
KESIMPULAN
• Integritas sangat dibutuhkan di dalam membangun kepercayaan diantara anggota keluarga dan jemaat.
• Keteladanan dibutuhkan di dalam mendidik dan merubah prilaku anggota keluarga dan jemaat.
• Jika Integritas dan keteladanan iman ada di dalam anggota keluarga dan jemaat maka akan membuat keluarga dan jemaat menjadi kuat dan menjadi saksi Kristus bagi semua orang di Tahun Penuaian.
Tuhan Yesus Memberkati