GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

YOUR WORDS ACCORDING TO GOD’S WORDS

11 Oktober 2026, Pk. 18:00 WIB

Jika kita tidak bisa bertanggungjawab dengan apa yang sudah Tuhan percayakan bagi kita, dijamin hal itu akan berlalu begitu saja, tapi sebaliknya jika ada yang mungkin belum Tuhan izinkan kita miliki, pasti masih ada hal-hal apa yang belum bisa dipercaya dari kita. 

Disiplin rohani adalah modal kita dipercaya lebih besar lagi. Bertanggungjawablah salah satunya mengenai perkataan kita, sebagai orang percaya mulut kita sangat berkuasa, bahkan Tuhan menciptakan langit dan bumi melalui firman yang keluar mulut-Nya. 

Tuhan Yesus adalah Firman itu sendiri. Hidup kita ini semua terbuat dari apa yang keluar dari mulut Tuhan, maka dari itu, Tuhan tidak akan pernah membiarkan kita berbicara sembarangan. 

Mengusai perkataan bukan cuma tidak berbicara kotor, melainkan apa pun yang keluar dari mulut kita seperti gosip, omongan di belakang orang, gaslighting (bentuk manipulasi dalam suatu hubungan yang membuat korbannya selalu merasa bersalah dan meragukan diri sendiri) juga termasuk di dalamnya yang kita pikir aman. 

Yakobus 3:9-10, 12
Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah,  dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi … Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.

Lukas 6:44-45 
Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.

Karena itu, mulai bertanggungjawablah terhadap perkataan kita, dan mulai mengolah perkataan kita menjadi baik. Bagaimana tentang perkataan kita ini menurut firman Tuhan:

1. Perkataanmu Adalah Indikator Hatimu
Tujuan ini menjadi indikator bahwa ada yang harus dibereskan dalam hati kita:
Perkataanmu membangun = Hatimu sehat. Perkataanmu menjatuhkan = Hatimu…?
Cek hati kita masing-masing lewat setiap perkataan yang kita ucapkan. Jadi, kita harus menjaga perkataan kita.

Yakobus 4:11 
Saudara-saudaraku, janganlah kamu saling memfitnah! Barangsiapa memfitnah saudaranya atau menghakiminya, ia mencela hukum dan menghakiminya; dan jika engkau menghakimi hukum, maka engkau bukanlah penurut hukum, tetapi hakimnya.

Kalau kamu mencela sesamamu, itu sama saja dengan melanggar hukum Tuhan, dan main hakim sendiri. Artinya, kamu merasa dirimu hebat, dan pantas menghakimi sesama, sekaligus menilai hukum Tuhan. 

Kamu seolah berkata, “Hukuman Tuhan perlu diubah.” Bukan urusanmu untuk mengubah perintah-Nya! Tugasmu hanyalah menaati Hukum Kasih itu.

Jangan menilai hukum Tuhan salah atau benar, sebab lewat masalah perkataan kita bisa membuat hukum Tuhan salah di hadapan-Nya. 

Matius 12:36 
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.

2. Perkataan Kita Mengandung Konsekuensi Kekekalan
Kaitan antara perkataan dengan pengadilan, setiap manusia bertanggungjawab atas setiap perkataan sia-sia yang dikeluarkan. Perkataanmu mengandung konsekuesni kekekalan, siapkah engkau menghadapi Pengadilan Tuhan untuk perkataanmu?

Tuhan mengadili dengan lengkap, bukan mengadili hanya perbuatan manusia saja. Ternyata Tuhan juga mengadili perkataan kita, siapkah kita waktu di takhta pengadilan-Nya kelak nanti? Kita akan juga diadili atas setiap apa yang kita omongkan. Jadii, hati-hatilah dengan perkataan-perkataan yang keluar dari mulut kita, karena ada efeknya bagi kekekalan kita. 

Yakobus 5:12 
Tetapi yang terutama, saudara-saudara, janganlah kamu bersumpah demi sorga maupun demi bumi atau demi sesuatu yang lain. Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman.

Matius 5:37 
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

3. Perkatanmu Bisa Jadi Celah Masuk untuk Kuasa Jahat 
Hati-hati dengan perkataan, bicaralah dengan tepat tanpa ambisi dan motivasi yang lain yang salah. Perkatakan kebenaran yang mampu memerdekakan. 

Amsal 18:21
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Tuhan Yesus Memberkati

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL