Iman kita harus ada unsur kepastian, bukan seperti dunia yang tidak pasti. Hanya Tuhan yang pasti dan setia. Seharusnya iman kita kepada Yesus dengan sepenuh hati.
Ibrani 11 : 8 - 9
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu.
Ibrani 11 : 17 - 21
Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan : Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu. Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali. Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau. Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.
Kata ‘karena’ (KBBI) artinya :
• Kata penghubung untuk menandai sebab atau alasan
• Disebabkan oleh; lantaran
Dari firman Tuhan di atas, ada kata “karena iman”, yang membuat kita dapat melakukan hal-hal yang luar biasa bukan karena kehebatan kita.
Karena iman :
• Lahirlah ketaatan
Ibrani 11 : 8
Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
Abraham taat karena iman percaya kepada Tuhan. “Taat bodoh” merupakan iman yang tidak memiliki dasar.
“Taat bodoh” :
- Dasar tanpa pengertian, ikut-ikutan, karena tekanan atau kebiasaan
- Motivasi hati pasif : Sekadar asal nurut
- Relasi tidak ada hubungan pribadi dengan yang ditaati
- Hasil atau dampak bisa menjerumuskan, kosong, atau bahkan salah arah
- Contoh Alkitab : Israel menyembah lembu emas (Keluaran 32)
Taat karena iman :
- Dasarnya firman Tuhan, percaya karakter Allah yang baik dan setia
- Motivasi hati aktif : Saya taat karena saya percaya Tuhan tahu yang terbaik
- Relasi ada kasih dan kepercayaan kepada Allah
- Hasil atau dampak membawa damai, pertumbuhan rohani, dan buah iman
- Contoh Alkitab : Abraham mempersembahkan Ishak (Ibrani 11 : 17 - 19)
Yesaya 30 : 1
Celakalah anak-anak pemberontak, demikianlah firman TUHAN, yang melaksanakan suatu rancangan yang bukan dari pada-Ku, yang memasuki suatu persekutuan, yang bukan oleh dorongan Roh-Ku, sehingga dosa mereka bertambah-tambah.
Kita harus mengalami secara pribadi dengan Tuhan sehingga kita bukan pemberontak, tetapi kita taat. Tuhan Yesus sendiri taat sampai mati karena Dia harus menyelesaikan tugas-Nya sesuai dengan perintah Bapa.
Filipi 2 : 8
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
• Kita dapat memberikan yang terbaik
Ibrani 11 : 17 - 18
Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan : Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.
Abraham rela memberi yang terbaik, yaitu Ishak, walaupun tidak mudah. Karena iman Abraham taat melakukannya.
Kejadian 22 : 5
Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu : Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.
Karena Abraham mengerti, maka dia taat untuk memberikan yang terbaik. Sehingga Abraham mengatakan “kami kembali”. Dan tidak ada pemberian terbaik tanpa pengorbanan, karena setiap pemberian pasti ada harganya.
Yohanes 3 : 16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
• Lahirlah penyembah yang sejati
Ibrani 11 : 21
Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.
Iman yang sama pada Abraham juga mengalir kepada Yakub ketika hampir waktunya meninggal. Karena Tuhan sudah memberikan yang terbaik dan karena kebaikan Tuhan lah yang memulainya sehingga kita harus mengucap syukur. Hubungan kita dengan Tuhan adalah relational bukan transaksional. Makanya kita harus menyembah dan datang kepada-Nya dengan iman dan percaya, bukan sekadarnya. Penyembahan sejati adalah menyerahkan seluruh tubuh dan hidup kita dengan iman.
Yohanes 4 : 23
Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Jadi, karena iman :
- Lahirlah ketaatan
- Kita dapat memberikan yang terbaik
- Lahirlah penyembah yang sejati
Tuhan Yesus Memberkati