GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

TAHUN 2025 ADALAH TAHUN PENUAIAN - Pdt. Robertus Purwadi, S. Pd, SE - Onsite I - III 02 Maret ‘25

02 Maret 2025, Pk. 07:00 WIB

Tuhan memberikan tema tahun 2025, adalah Tahun Penuaian  (The Year of Harvest). Pertanyaannya, apa yang akan kita tuai tahun ini ?  Kalau kita menyelidiki ayat-ayat yang merujuk kepada penuaian (harvest), maka didapat ada beberapa jenis tuaian. 

Enam jenis tuaian, yaitu :
1.    Tuaian jiwa-jiwa yang terhilang dan membutuhkan pemulihan hubungan.  
(Matius 9 : 36 - 38; Lukas 1 : 16 - 17; 10 : 2).

2.    Tuaian perluasan Kerajaan Allah. Anak-anak Allah adalah orang-orang yang mengakui Tuhan Allah. Dan kemanapun anak-anak Allah pergi, pasti akan memperluas Kerajaan Allah (Markus 4 : 31  -32).

3.    Tuaian berkat rohani dan jasmani (Mazmur 126 : 5; Roma 7 : 4).

4.    Tuaian hidup yang berbuah atau buah Roh. Hal ini adalah salah satu yang kita perlukan. Jika hidup kita tidak dipimpin oleh Roh, maka hidup kita akan terombang ambing (Roma 7 : 4; Galatia 5 : 22 - 23; Markus 4 : 3 - 27).

5.    Tuaian hidup yang kekal. Ini adalah tujuan akhir hidup kita (Galatia 6 : 8; Yohanes 4 : 36; 17 : 3).

6.    Tuaian di bumi yang mengalami murka Allah (Wahyu 14 : 18 - 20; Matius 7 : 21 - 23; 13 : 24 - 43; Yoel 3 : 13).

Ada dua tuaian yang kita perlu perhatikan dan bisa kita kerjakan lebih dulu di dalam kehidupan kita sehari-hari :

1.    Tuaian jiwa-jiwa
Menempati tempat pertama tentang penuaian. Bukan soal siapa atau tidak siapa jiwa-jiwa akan dituai. Karena kerajaan Allah harus diisi oleh orang-orang yang percaya kepada Tuhan. Orang-orang yang justru telantar, tidak bergembala, itulah yang harus kita tuai. Mulailah dari rumah kita sendiri.  Jangkau jiwa-jiwa melalui perbuatan dan perkataan kita.  

Ketika orang Yahudi menanam sesuatu, mereka akan menunggu selama 4 bulan dan itu adalah waktu mereka bersantai. Tetapi urusan jiwa-jiwa tidak sama seperti jagung. Jiwa-jiwa tidak bisa ditunda, diundur.

Terkadang kita merasa bahwa ini atau bukan bagian kita. Mungkin terasa berat atau menjijikkan, tetapi Yesus sudah lebih dahulu melakukannya. Yesus menerobos, agar bisa menuai jiwa-jiwa.

Matius 9 : 36 - 38
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya : "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."

Yohanes 4 : 35
Bukankah kamu mengatakan : Empat bulan lagi tibalah musim menuai ? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.


2.    Tuaian Berkat
Generasi pertama yang keluar dari Mesir, dibinasakan karena mereka menolak dan meragukan janji Tuhan. Tuhan berbicara kepada Yosua agar ia menyampaikan perintah dan janji Tuhan kepada generasi kedua, agar mereka masuk ke tanah perjanjian yang sudah Tuhan janjikan. 

Tuaian berkat itu menjadi bagian Tuhan. Tugas kita hanya mempersiapkan yang menjadi bagian kita. Kita harus sungguh-sungguh kepada Tuhan agar kita menerima janji Tuhan. Ada dua tipe orang saat datang beribadah; tipe pertama adalah orang yang sungguh-sungguh adalah orang yang fokus menyembah Tuhan. 

Tipe yang kedua adalah orang yang mengejek Tuhan, raganya ada di dalam gereja tetapi hati dan pikirannya tidak fokus kepada Tuhan. 

Ulangan 6 : 10 - 11
Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu--kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan; rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami--dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang,

Ulangan 11 : 13 - 14
Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,

Orang yang sungguh-sungguh, maka Tuhan akan curahkan hujan awal dan hujan akhir.

a.    Hujan awal : hujan persiapan masa tanam. 
Ketika kita mau berbisnis, Tuhan akan sediakan tempatnya, modalnya bahkan klien yang akan bekerja sama. 

b.    Hujan akhir : pematangan buah siap petik.
Masa panen kita akan Tuhan jagai. 

Orang yang sungguh-sungguh di dalam Tuhan, tidak akan kekurangan hingga kesudahannya.

Mazmur 27 : 14 
Nantikanlah TUHAN ! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu ! Ya, nantikanlah TUHAN ! 

Selamat menuai. 

Tuhan Yesus Memberkati

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL