Apa perbedaan visi dan cita-cita? Visi adalah pandangan ke depan yang berasal dari Tuhan, sedangkan cita-cita adalah pandangan ke depan yang timbul dari keinginan daging. Kalau gereja tidak memiliki visi, maka jemaat akan menjadi liar. Visi gereja kita adalah menjadi gereja yang berkarakter Kristus dan berdampak bagi sesama.
Amsal 29 : 18
Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.
Saat ini kita masuk ke tahun Pey Gimel (5783) dimulai dari 26 September 2022 sampai 15 September 2023. Secara literal, Pey (kalender Ibrani tahun 5780 – 5789) berarti mulut, dan Gimel dapat berarti berkat atau kutuk. Oleh karena itu, di tahun Pey Gimel ini kita harus berhati-hati dengan apa yang kita ucapkan karena apa yang keluar dari mulut kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Mulut kita harus dipakai untuk mengucapkan semua hal yang menyangkut surgawi, hanya untuk mengucap syukur dan memuliakan Tuhan.
Matius 12 : 36 - 37
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."
Pada kalendar Yahudi, tahun Pey Gimel dimulai dengan hari Rosh Hashanah 5783 pada tanggal 26 September 2022, dan selanjutnya sepuluh hari kemudian orang Israel merayakan hari Yom Kippur pada tanggal 5 Oktober 2022. Orang Yahudi (Yudaisme) percaya bahwa pada awal Rosh Hashanah akan dibuka 3 kitab:
1. Kitab kehidupan bagi orang yang saleh
2. Kitab kematian bagi orang fasik
3. Kitab bagi orang yang hidup antara kesalehan dan kefasikan
Di waktu antara Rosh Hashanah dan Yom Kippur orang Yahudi melakukan 3 hal-hal baik berikut ini :
1. Bertobat
2. Berdoa dan berpuasa
3. Sedekah
Orang Israel melakukan hal-hal baik ini dengan harapan mendapatkan keselamatan dan masuk ke surga. Berbeda dengan orang Israel, orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus (Kristiani) beroleh keselamatan dengan iman kepada Tuhan Yesus yang sudah mengorbankan diri-Nya dengan mati di atas kayu salib (justification). Oleh karena itu kita harus menjaga dan mengerjakan keselamatan ini (sanctification) supaya kita beroleh kemuliaan (glorification).
Tahun depan 2023 diprediksi akan menjadi tahun resesi secara global, akan banyak orang merasa berat untuk menghadapinya. Beberapa perusahaan startup sudah mulai PHK ribuan orang karena resesi ekonomi mulai terasa. Selain itu, beberapa negara juga telah terlilit utang IMF (International Monetary Fund), serta dalam kondisi terpuruk akibat dampak perang. Namun, kita sebagai umat Tuhan, sepatutnya bersyukur karena kelahiran Tuhan Yesus, membawa pengharapan baru serta keselamatan yang besar bagi kita.
Roma 3 : 23 – 24
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
Roma 6 : 23a
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Lukas 2 : 11
Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.
Ada pesan penting dari kelahiran Tuhan Yesus bahwa Dialah pembawa harapan yang baru bagi orang percaya seperti cahaya lilin yang menerangi malam yang gelap. Jadi, sebagaimanapun keadaan buruk di dunia ini, kita dapat tetap berharap kepada-Nya, sebab Ia sanggup mengubahkan kehidupan setiap kita.
Kolose 1 : 27
Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsadan lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!
Tuhan Yesus Memberkati