GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

MERESPONS KARYA TUHAN DALAM HIDUP KITA

16 Agustus 2026, Pk. 18:00 WIB

Tuhan benar-benar mengasihi kita. Tuhan adalah Allah yang masih berkarya. Kita sering mengatakan bahwa hari ketujuh adalah hari dimana Tuhan beristirahat. Tetapi Tuhan tidak pernah beristirahat.  Saat Tuhan berkarya, apa respons kita ? Setiap hari, Tuhan terus berkarya dalam hidup kita, termasuk untuk negara Indonesia.

Tuhan adalah Tuhan yang mengendalikan segala sesuatu. Ada 4 respons manusia saat Tuhan sedang berkarya :

1. Ada yang melihat pekerjaan Tuhan, tetapi sibuk mencari siapa yang salah.
Yesus menyembuhkan orang buta. Murid Yesus sendiri justru bertanya, padahal mereka sering melihat Yesus bekarya. Keadaan makin sulit, kita pasti sering menyalahkan keadaan, menyalahkan pemerintah. Jika kita selalu menyalahkan orang lain, maka kita tidak akan pernah melihat karya Tuhan. Kita harus mengingat, bagaiman Tuhan menolong bangsa ini dulu. Kita harus memiliki iman, bahwa Tuhan akan menolong bangsa ini lagi. Ketika kita berbalik di hadapan Tuhan, mengakui dosa kita, maka kita akan melihat karya Tuhan. Mungkin kita kehilangan kepercayaan akan bangsa kita, tetapi kita tidak boleh kehilangan iman kita terhadap Tuhan.

Yohanes 9 : 1 - 3
Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya : Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta ? Jawab Yesus : Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.

2. Ada yang melihat pekerjaan Tuhan, tetapi memilih diam untuk mencari aman.
Banyak orang memilih untuk peduli kepada diri sendiri. Seringkali kita sudah meilhat karya Tuhan, tetapi kita tidak berani untuk menyatakan itu di depan orang. Kita tidak berani memuliakan Tuhan, karena takut dikucilkan. Seringkali kita juga tidak mengakui pekerjaan Tuhan, tetapi lebih percaya kepada keberuntungan. Perlu diingat, bahwa itu semua berasal dari Tuhan. Bentuk beruntung kita adalah mengatakan ’Puji Tuhan. Dengan itu, kita mengakui pertolongan Tuhan. Mari renungkan kembali, berapa kali kita sudah memuliakan Tuhan ?

Yohanes 9 : 18 - 23
Tetapi orang-orang Yahudi itu tidak percaya, bahwa tadinya ia buta dan baru dapat melihat lagi, sampai mereka memanggil orang tuanya dan bertanya kepada mereka : Inikah anakmu, yang kamu katakan bahwa ia lahir buta ? Kalau begitu bagaimanakah ia sekarang dapat melihat ? Jawab orang tua itu : Yang kami tahu ialah, bahwa dia ini anak kami dan bahwa ia lahir buta, tetapi bagaimana ia sekarang dapat melihat, kami tidak tahu, dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga. Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa, ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri. Orang tuanya berkata demikian, karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi, sebab orang-orang Yahudi itu telah sepakat bahwa setiap orang yang mengaku Dia sebagai Mesias, akan dikucilkan. Itulah sebabnya maka orang tuanya berkata : Ia telah dewasa, tanyakanlah kepadanya sendiri.

3. Ada yang melihat pekerjaan Tuhan, tetapi malah mengkritik cara Tuhan bekerja.
Yesus tahu bahwa itu adalah hari sabat, tetapi Yesus tetap melakukan karya-Nya. Biarkan Tuhan berkarya dalam hidup kita, tanpa mengatur harus bagaimana, kapan, dimana. Kita seringkali berseru kepada Tuhan tetapi tidak menyadari bahwa kita mau menjadi tuan bagi diri sendiri. 
Orang Farisi selalu menghakimi. Ketika Yesus mengkritik mereka, respon mereka adalah marah, tetapi bukan mengintrospeksi diri mereka. Kita harus percaya, bahwa karya Tuhan adalah anugerah. 

Yohanes 9 : 13 - 16
Lalu mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi. Adapun hari waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu, adalah hari Sabat. Karena itu orang-orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya : Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat. Maka kata sebagian orang-orang Farisi itu : Orang ini tidak datang dari Allah, sebab Ia tidak memelihara hari Sabat. Sebagian pula berkata : Bagaimanakah seorang berdosa dapat membuat mujizat yang demikian ? Maka timbullah pertentangan di antara mereka.

Yohanes 9 : 38 - 41
Katanya : Aku percaya, Tuhan ! Lalu ia sujud menyembah-Nya. Kata Yesus : Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta. Kata-kata itu didengar oleh beberapa orang Farisi yang berada di situ dan mereka berkata kepada-Nya : Apakah itu berarti bahwa kami juga buta ? Jawab Yesus kepada mereka : Sekiranya kamu buta, kamu tidak berdosa, tetapi karena kamu berkata : Kami melihat, maka tetaplah dosamu.

4. Orang yang mengalami karya Tuhan, semakin mengenal-Nya dan menyembah-Nya.
Orang buta yang bisa melihat ini mengalami sendiri karya Tuhan. Dia percaya kepada Yesus, Anak Allah. Pada jaman itu, ketika seseorang menyembah seorang yang lain, mereka bisa di rajam dengan batu. Milikilah iman seperti orang buta ini. Selain Tuhan Yesus, tidak ada Allah lain. Di dalam karya Tuhan, kita bisa menjadi orang yang terus bertumbuh dan menjadi kuat. 

Yohanes 9 : 24 - 25
Lalu mereka memanggil sekali lagi orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya : Katakanlah kebenaran di hadapan Allah; kami tahu bahwa orang itu orang berdosa. Jawabnya : Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat.

Yohanes 9 : 35 - 38
Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata : Percayakah engkau kepada Anak Manusia ? Jawabnya : Siapakah Dia, Tuhan ? Supaya aku percaya kepada-Nya. Kata Yesus kepadanya : Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu ! Katanya : Aku percaya, Tuhan ! Lalu ia sujud menyembah-Nya.

Ada empat respons, ada empat pilihan :
1. Jadilah orang yang dipakai Tuhan menjadi bagian dari solusi.
2. Jadilah orang yang berani memberitakan kebenaran dan menjadi saksi Tuhan.
3. Jadilah orang yang bersukacita ketika melihat Tuhan berkarya.
4. Jadilah orang yang terus bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus dan hidup dalam penyembahan kepada-Nya.

Tuhan Yesus Memberkati

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL