Kisah Para Rasul. 2 : 46 - 47
Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
Nasib adalah bukan kebetulan tetapi pilihan. Jangan mengatakan memang sudah nasib saya. Semuanya adalah pilihan. Kita semua punya pilihan.
5 tahap pemberdayaan:
1. Saya lakukan
2. Saya lakukan, kamu melihat
3. Kita lakukan bersama
4. Kamu lakukan, saya melihat
5. Kamu lakukan
Tertanam dalam komunitas
Mazmur. 27 : 4
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.
Pesannya berdasarkan ayat di atas ...
Aku meminta kepada Tuhan untuk satu hal, hanya satu hal: hidup bersama-Nya di rumah-Nya sepanjang umur hidupku. Aku akan menikmati keindahan-Nya; Aku mau belajar di kaki-Nya.
Ada 6 prinsip yang dapat kita petik:
1. Prinsip Prioritas.
”Satu hal”
”Satu hal” berarti mengerti sesuatu yang utama, penting, dan fokus.
”Sesuatu” adalah hasil keputusan berdasarkan prinsip dan keyakinan hidup.
“Satu hal” akan mempengaruhi pilihan, tindakan, prioritas, dan keputusan kita.
2. Prinsip Komitmen Hati.
”telah ku minta kepada Tuhan”
3. Prinsip Mengejar.
”itulah yang ku ingini (kejar)”
Mengejar berarti sungguh-sungguh mengingini sesuatu dengan kebulatan tekad untuk mendapatkannya.
Selalu haus firman Tuhan,memuji dan menyembah Tuhan.
4. Prinsip Ditanam.
”Diam di rumah Tuhan seumur hidupku”
Rumah Tuhan yang mana?
Mazmur. 92 : 12 - 14
(92-13) Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; (92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. (92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,
Yeremia. 17 : 7 - 8
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
5. Prinsip Fokus.
”Menyaksikan (fokus kepada) kemurahan Tuhan”.
Pecinta rumah Tuhan berfokus pada keindahan pekerjaan, rencana, anugerah dan kemurahan Tuhan di rumah-Nya.
6. Prinsip Pemuridan.
”dan belajar di kaki-Nya”
• Memiliki hati dan telinga seorang murid.
• Rela dan mau dibentuk.
Efesus. 2 : 10
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
Perhatikan enam hal ini, tertanam dalam komunitas:
1. Prioritas
2. Komitmen hati
3. Mengejar
4. Ditanam
5. Fokus
6. Pemuridan
Kita akan membutuhkan:
Kerjasama
Percaya akan kekuatan sinergi dan komunikasi untuk membangun tim yang unggul.
Love God, love people, make disciples
Tuhan memberi 10 perintah di perjanjian lama. 2 perintah di perjanjian baru. Kita perlu hubungan untuk memultiplikasi.
Yohanes. 13 : 35
Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku (relationship), yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
Maleakhi 4 : 6
Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.
Berbahagialah …
Mazmur. 1 : 1 - 3
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Tuhan Yesus Memberkati