Pada umumnya orang merayakan natal dengan liburan dan ada juga yang merayakan dengan pesta pora bahkan dengan Santa Claus. Sebenarnya natal adalah perayaan ulang tahun, tetapi kita harus tahu siapa yang berulang tahun. Jadi kita harus kenal dengan Yesus karena natal adalah ulang tahun Yesus.
Bagaimana mungkin Natal bisa tanpa Kristus? Jika Christmas telah berubah menjadi perayaan yang sama sekali tidak ada relasi dengan Kristus, bila perayaan Natal setiap tahun hanya dialami sebagai pelaksanaan ritual kristiani tanpa ada penghayatan spiritual dalam kehidupan orang Kristen; hanya ada selebrasi, maka sukacita yang ada lebih disebabkan oleh hal-hal duniawi seperi liburan, hadiah, kemeriahan, diskon besar-besaran dan pesta-pesta natal lainnya.
Alkitab menampilkan beberapa tokoh/kelompok yang mewakili atau menggambarkan situasi natal pertama :
- Raja Herodes
Matius. 2:1-3
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
Raja Herodes Agung merasa terhina karena para Majus tidak datang menyembah dirinya, tapi mencari Raja Yahudi yang baru dilahirkan. Herodes Agung merasa terancam, posisinya sangat rawan jatuh dan hilang kepercayaan dari pemerintahan kekaisaran Romawi. Akibat merasa terancam, Herodes melampiaskan kemarahannya dengan membunuh semua anak berusia dua tahun ke bawah yang ada di wilayahnya. Siapa yang menjadi raja atas hidup kita? Apakah Yesus? Atau diri kita sendiri? Kadang hidup kita tidak lebih baik dari Herodes, kita tidak menerima jika Yesus menjadi Raja dan memerintah atas hidup kita. Kita mau memerintah sendiri, mengatur dan memutuskan segala sesuatu sesuai keinginan kita sendiri. Jika kita merayakan natal Yesus, mari ijinkan Dia lahir dan memerintah atas hidup kita.
Matius. 2:16
Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.
Kita harus menjadikan Yesus sebagai Raja di kehidupan kita setiap hari jangan seperti raja Herodes yang marah ketika Yesus lahir.
- Imam Kepala dan Ahli Taurat
Matius. 2:4-6
Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
Ini adalah kelompok yang menggemaskan, menyebalkan dan “aneh.” Mengapa demikian? Mereka selalu ada di Rumah Tuhan, mereka membaca kitab Taurat dan kitab Para Nabi, mereka mengetahui dan mengerti isi nubuatan kitab suci secara rinci, tapi mereka tidak menyadari kelahiran Raja Mulia dan tidak menyambut serta menyembah bayi Yesus. Mereka tetap belajar, membaca, melayani di Bait Allah dan memberi jawab kepada raja Herodes di mana Raja Yahudi, Sang Mesias di lahirkan (Mikha 5 : 1).
Jika saat ini Anda mau merayakan natal, ijinkan Yesus hadir dalam hidupmu. Anda harus datang kepada Pribadi Yesus, menerima Dia sebagai Tuhan dan Raja atas hidupmu dan serahkan dirimu melayani Dia. Jangan berhenti pada pengetahuan bahwa Yesus adalah Kristus dan Tuhan, tapi ijinkanlah Dia mengubah hidupmu dan memimpin langkah kita setiap hari, dalam usaha kita, dalam rumah tangga kita. Ijinkan Dia memerintah atas hidup kita dan nikmati persekutuan indah dalam hadirat-Nya.
Yohanes. 5:39-40
Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
Merayakan natal:
1. Ijinkan Yesus masuk dalam hatimu.
2. Jadikan Yesus sebagai Raja dalam hidupmu.
3. Percaya dan melakukan perintah-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati