Dalam hal apa pun, kita ini lebih daripada orang-orang yang menang. Karena itu, untuk menjadi pemenang kita harus menjalani, menghadapi, dan melalui sebuah proses dan ujian kehidupan. “No testimony without test,” tidak akan ada kesaksian tanpa ujian.
Roma 8 : 37Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.
Sekalipun iman kita begitu kecil, kita berani menghadapi persoalan-persoalan, dengan demikian iman kita akan bertumbuh meskipun tidak mudah. “Gunung-gunung” permasalahan, pergumulan, penderitaan akan berlalu oleh iman, sebab itu iman kita jangan susut.
Yesaya 41 : 10Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.
Sebenarnya, kanker juga merupakan sebuah ‘Spiritual Warfare’ atau peperangan rohani. Sebab, ada tiga jenis ‘spirit’ ataupun roh di dalam kanker, yaitu :
• Spirit of cancer (roh sakit-penyakit maupun kanker)
• Spirit of fear (roh ketakutan)
• Spirit of death (roh kematian)
Kita sebenarnya dapat melihat di sekitar kita bahwa ada saja orang-orang yang terlihat masih hidup hari ini, tetapi karena tidak memiliki pengharapan (‘hope’), maka orang-orang tersebut
pada hakikatnya sudah dapat dikatakan mati selagi hidup. Tetapi, ada juga orang-orang yang meskipun sudah divonis akan segera mati, namun oleh karena mereka masih memiliki pengharapan dalam Tuhan, maka orang-orang tersebut dapat tetap hidup, bersemangat, dan tampak bersukacita sampai hari ini.
Karenanya, kanker harus dilawan dengan ‘spirit’ atau roh yang sanggup melawannya juga.
Tiga jenis ‘spirit’ atau roh dalam melawan kanker maupun keputusasaan, yakni :
• Spirit of faith (roh iman)
• Spirit of hope (roh pengharapan)
• Spirit of joy (roh sukacita)
Keputusasaan maupun kanker-kanker apa pun dalam hidup kita harus dilawan dengan :
1. Spirit of faith
Ibrani 11 : 1Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Apa pun yang sedang kita hadapi hari-hari ini, janganlah takut atau khawatir. Meski kadang iman kita kecil, namun setiap mujizat dapat dimulai dari iman yang kecil tersebut, apalagi kita punya Bapa yang besar di surga. Janganlah pernah kehilangan iman.
2. Spirit of hope
Mazmur 71 : 5Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah.
Yeremia 17 : 7Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan !
Apakah kita sungguh-sungguh menjadikan Tuhan sebagai sumber pengharapan kita dalam permasalahan-permasalahan ? Jangan pernah kehilangan harapan.
3. Spirit of joy
Amsal 17 : 22Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.
Bersyukurlah karena kita mempunyai Allah yang hidup, bukan “Tuhan yang mati”. Karena itu, janji-janji-Nya pasti juga hidup dan digenapi. Jangan pernah kehilangan sukacita dalam hidup kita.
“Forgive, forget, and bless,” dengan kata lain, jangan lupa juga untuk mengampuni orang lain, melupakan apa yang telah lalu-lalu terutama kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan, serta mendoakan dan memberkati saja.
“To be a true conqueror, we must have the spirit of faith, hope and joy,” dengan kata lain, untuk menjadi pemenang yang sejati, kita mesti mempunyai iman, roh pengharapan, serta roh sukacita. Tetaplah ikut bersama Tuhan. Kiranya, Ia memberi kita kekuatan, pertolongan, dan mujiza-Nya untuk dapat tetap menjalani hidup ini dalam proses apa pun yang kita alami. Tuhan Yesus setia.
Tuhan Yesus Memberkati