DNA GBI Gatot Subroto (Pak Niko) adalah:
RESTORASI PONDOK DAUD
Prajurit-prajurit Tuhan yang gagah perkasa,yang memilikl gaya hidup doa,pujian,dan penyembahan bersama-sama dalam unity siangdan malam, dalam unity siangdan malam, yang melakukan kehendak Bapa pada zaman ini.
Gaya hidup orang percaya: Doa, Pujian dan Penyembahan (Proskuneo).
Pengertian ”Proskuneo”:
• Kata ”proskuneo” (Yunani: ”Koine”), artinya: ”menyembah,” ”sujud,” atau ”berlutut dengan penghormatan.”
• Digambarkan seperti seekor anjing yang mencium tuannya, sebagai bentuk penghormatan, cinta, dan penghargaan yang mendalam.
• Yohanes 4 : 24 – ”Allah itu Roh dan barang siapa menyembah Dia (proskuneo), harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.
Contoh kisah di dalam Alkitab:
Perempuan Siro-Fenisia yang percaya
Markus. 7 : 24a - 25
Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus... Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.
Matius 15 : 22, 26 - 27
Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.” … Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing (kunaria).” Kata perempuan itu: “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.”
Kata ‘anjing’ di atas adalah ‘kunaria’ yang juga berarti anjing peliharaan, bukan yang liar.
Penyembahan yang menghasilkan mujizat
Matius 15 : 28
“Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
Kita belajar dari iman perempuan tersebut (kunaria), yang notabene bukanlah umat Israel atau orang Yahudi, namun memiliki iman percaya yang besar sekali. Sehingga seketika itu juga anaknya sembuh.
Proskuneo, anjing mencium tuannya, lebih dalam lagi berarti:
• Hormat (Merendahkan Hati):
Mengakui sepenuhnya bahwa hanya Tuhan-lah yang Mahakuasa (El-Shaday).
• Sikap Hati yang Benar:
Motivasi yang tulus serta murni yang keluar dari hati yang bersih dan benar di hadapan Tuhan. Terkadang Tuhan juga menguji kita apakah menyadari di mana posisi kita, dan bagaimana sikap hati kita.
• Melibatkan Iman maupun Tindakan:
Apa yang kita percayai dan imani harus dibuktikan dengan tindakan-tindakan nyata.
Jangan hanya mengharapkan berkat Tuhan saja tetapi jadilah penyembah-penyembah yang benar, yang ingin mencium Tuhan karena Tuhan rindu memeluk kita dan melakukan mujizat dengan menyembuhkan kita. Amin...
Tuhan Yesus Memberkati