GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

SECOND CHANCE - Pdt. Stevan Djaya Saputra, SE, M. Th. - Onsite Mandarin 24 November '24

24 November 2024, Pk. 09:00 WIB

Cerita tentang kesempatan kedua banyak sekali ditemukan dalam alkitab. Contoh cerita hari ini adalah tentang nabi Yunus. Tuhan kita adalah Tuhan yang selalu kasih kesempatan untuk kita. Apa itu kesempatan kedua? Kesempatan kedua adalah: Momen dimana kita memiliki kesempatan untuk memperbaiki kesalahan masa lalu dan kesempatan memiliki hidup yang lebih baik, setelah kita mengalami masalah dan penderitaan. 

Tiga Masa Kehidupan :

I.    Masa penderitaan/kejatuhan

II.    Masa permohonan kesempatan kedua

III.    Masa mengisi kesempatan kedua

I.    Masa penderitaan/kejatuhan

Yunus 1 : 1 – 7,9 – 12, 15 - 17
Datanglah firman Tuhan kepada Yunus bin Amitai, demikian: ”Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku.” Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan Tuhan; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan Tuhan. Tetapi Tuhan menurunkan angin ribut ke laut, lalu terjadilah badai besar, sehingga kapal itu hampir-hampir terpukul hancur. Awak kapal menjadi takut, masing-masing berteriak-teriak kepada allahnya, dan mereka membuang ke dalam laut segala muatan kapal itu untuk meringankannya. Tetapi Yunus telah turun ke dalam ruang kapal yang paling bawah dan berbaring di situ, lalu tertidur dengan nyenyak. Datanglah nakhoda mendapatkannya sambil berkata: ”Bagaimana mungkin engkau tidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu, barangkali Allah itu akan mengindahkan kita, sehingga kita tidak binasa.” Lalu berkatalah mereka satu sama lain: ”Marilah kita buang undi, supaya kita mengetahui, karena siapa kita ditimpa oleh malapetaka ini.” Mereka membuang undi dan Yunuslah yang kena undi. Sahutnya kepada mereka: ”Aku seorang Ibrani; aku takut akan Tuhan, Allah yang empunya langit, yang telah menjadikan lautan dan daratan.” Orang-orang itu menjadi sangat takut, lalu berkata kepadanya: ”Apa yang telah kauperbuat?” – sebab orang-orang itu mengetahui, bahwa ia melarikan diri, jauh dari hadapan Tuhan. Hal itu telah diberitahukannya kepada mereka. Bertanyalah mereka: ”Akan kami apakan engkau, supaya laut menjadi reda dan tidak menyerang kami lagi, sebab laut semakin bergelora.” Sahutnya kepada mereka: ”Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai besar ini menyerang kamu.” Kemudian mereka mengangkat Yunus, lalu mencampakkannya ke dalam laut, dan laut berhenti mengamuk. Orang-orang itu menjadi sangat takut kepada Tuhan, lalu mempersembahkan korban sembelihan bagi Tuhan serta mengikrarkan nazar. Maka atas penentuan Tuhan datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya.

Yunus disuruh Tuhan meluncur ke ibukota Asyur, yaitu Niniwe. Namun Yunus tidak menuruti apa yang diperintahkan Tuhan, dia malah pergi ke Tarsis. Ketika Yunus lari, muncullah berbagai masalah. Tuhan mengizinkan angin ribut terjadi, Ia juga yang memakai nahkoda menegur Yunus.

Dalam setiap pergumulan kita, ingat Tuhan selalu ada dan siap menolong kita. Jika kita ada masalah akan mengakibatkan orang lain juga mendapat masalah. Contoh: orang tua bercerai berdampak kepada anak-anak. Jika Tuhan bekerja maka Tuhan sedang membentuk kita menjadi lebih baik.

Galatia 6 : 7
Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Mazmur 51 : 15
Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran,
supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Ketika kita sedang dihukum Tuhan, jalani saja. Dan sebenarnya itu juga untuk menjadi berkat bagi orang lain seperti yang dialami raja Daud.


II.    Masa Permohononan Kesempatan Kedua

Yunus 2 : 9 - 10
Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan kupersembahkan korban kepada-Mu; apa yang kunazarkan akan kubayar. Keselamatan adalah dari Tuhan!” Lalu berfirmanlah Tuhan kepada ikan itu, dan ikan itu pun memuntahkan Yunus ke darat.


Yang harus dilakukan untuk mendapatkan kesempatan kedua:

1.    Mempersembahkan ucapan syukur sebagai korban

Mengapa? Karena harus dipaksakan dalam hidup kita mengucap syukur dengan mengingat kebaikan Tuhan.


2.    Membayar nazar

Jika sudah janji kepada Tuhan segera lakukan.


III.    Masa Mengisi Kesempatan Kedua

Yunus 3 : 1 - 3
Datanglah firman Tuhan kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian: ”Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu.” Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya.


Yang harus dilakukan untuk mengisi kesempatan kedua:

1.    Dengar Firman-Nya dan ikutin kehendak-Nya

Yunus 3 : 4 - 8
Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: ”Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan.” Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu. Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: ”Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya.

Revival terjadi ketika Yunus datang dan berseru kepada rakyat Niniwe. Pelayanan Yunus berdampak luar biasa.

Yunus 4 : 2
Dan berdoalah ia kepada Tuhan, katanya: ”Ya Tuhan, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya.

Ternyata Yunus kesal karena dia tahu Tuhan itu baik dan pasti akan mengampuni orang Niniwe kalau dia pergi kesana. Yunus memang mengikut dan mengiring Tuhan tapi dia ingin Tuhan dibelakang dia, dia yang memegang kendali.


2.    Meninggalkan sifat kanak - kanak

Yunus 4 : 6 - 9
Lalu atas penentuan Tuhan Allah tumbuhlah sebatang pohon jarak melampaui kepala Yunus untuk menaunginya, agar ia terhibur dari pada kekesalan hatinya. Yunus sangat bersukacita karena pohon jarak itu. Tetapi keesokan harinya, ketika fajar menyingsing, atas penentuan Allah datanglah seekor ulat, yang menggerek pohon jarak itu, sehingga layu. Segera sesudah matahari terbit, maka atas penentuan Allah bertiuplah angin timur yang panas terik, sehingga sinar matahari menyakiti kepala Yunus, lalu rebahlah ia lesu dan berharap supaya mati, katanya: ”Lebih baiklah aku mati dari pada hidup.” Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: ”Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu?” Jawabnya: ”Selayaknyalah aku marah sampai mati.”

Kedewasaan kita ditentukan oleh kedewasaan rohani kita. Sifat kekanak-kanakkan adalah semua mau dilayani.

PESAN PENGGEMBALAAN

Untuk mendapatkan kesempatan kedua:

1.    Mempersembahkan ucapan syukur sebagai korban 
2.     Membayar nazar

Setelah mendapatkan kesempatan kedua:

1.    Dengar Firman-Nya dan ikutin kehendak-Nya
2.     Meninggalkan sifat kanak-kanak

Tuhan Yesus Memberkati

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL