1 Yohanes 3:18
Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
Kekristenan sering kali diidentikkan dengan kasih. Kasih adalah inti dari kehidupan Kristen. Ini bukan hanya sebuah kata yang indah atau perasaan yang hangat, namun ini merupakan tindakan nyata yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam surat ini, Rasul Yohanes mengingatkan kita bahwa kasih sejati bukan hanya sekedar ucapan manis, melainkan melalui perbuatan konkret yang mencerminkan kebenaran dan keikhlasan hati. Kasih didasari kebenaran firman Tuhan. Jangan takut untuk mulai membagikan kasih Tuhan. Bukan sekadar soal siapa yang salah atau benar, melainkan yang lebih penting ialah kita melakukan perintah Tuhan.
Ada empat poin kasih dalam tindakan:
1. Kasih yang lebih daripada kata-kata
2. Kasih dalam perbuatan
3. Kasih yang didasari kebenaran
4. Kasih sebagai gaya hidup misi
Kasih yang sejati adalah tindakan, bukan sekadar kata-kata. Bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
Tindakan kasih membuka pintu untuk Injil. Perbuatan baik menjadi jembatan untuk percakapan rohani yang tidak mungkin dibuka dengan kata-kata saja.
Kasih dan kebenaran harus berjalan bersama. Kita mengasihi dengan kebenaran dan berbicara kebenaran dalam kasih.
Kasih adalah gaya hidup misi. Setiap hari adalah kesempatan untuk menyatakan kasih Kristus melalui tindakan nyata.
Pertanyaan untuk kita renungkan:
• Apakah kasih yang kita tunjukkan selama ini lebih banyak dalam kata-kata atau dalam tindakan nyata?
• Tindakan kasih konkret apa yang dapat kita lakukan minggu ini untuk membuka pintu percakapan Injil? Kepada siapa?
• Bagaimana kita dapat menyeimbangkan kasih dan kebenaran dalam berinteraksi dengan orang yang belum percaya? Kapan harus tegas dan kapan harus lembut?
"If we pray, we will believe; if we believe, we will love; if we love, we will serve.” Jika kita berdoa, kita akan percaya; jika kita percaya, kita akan mengasihi; jika kita mengasihi, kita akan melayani. (Mother Teresa)
Tuhan Yesus Memberkati