Siklus relationship (hubungan dengan orang lain) berjalan terus selama kehidupan kita. Hubungan dengan orang lain dijalankan sepanjang hidup manusia. Seperti Yesus menjalin hubungan dengan murid-murid-Nya , demikianlah kita seharusnya memiliki hubungan dengan orang lain dalam kasih.
Mazmur 123 : 1 - 3
Nyanyian ziarah. Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga. Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada Tuhan, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita. Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami, sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan.
Dari Mazmur di atas ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengertian relationship :
1. Duduk - posisi seorang murid yang sedang belajar, hubungan sebagai murid. Seorang murid memiliki guru, mentor atau seseorang yang dapat diteladani, yang dari padanya seorang murid bisa belajar.
Amsal 1 : 5
Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan.
Amsal 18 : 15 (BIMK)
Orang berbudi selalu haus akan pengetahuan, orang bijaksana selalu ingin mendapat ajaran.
2. Berjalan - posisi sepenanggungan (hubungan pertemanan selevel). Berjalan dengan sahabat yang sepadan (setujuan) akan membawa kita kepada pengetahuan dan kerja sama yang baik, sehingga hasilnya akan maksimal.
1 Korintus 3 : 6
Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
Amsal 27 : 17
Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
Amsal 27 : 6
Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.
3. Berdiri - posisi yang mengajar, mempengaruhi atau hubungan dimana kita menjadi teladan dan nilai-nilai. Seperti seorang gembala menjaga domba-domba, demikianlah guru, mentor, dan pengajar memberi nasihat dan teladan kepada murid-muridnya.
Titus 2 : 6 - 8
Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita.
1 Korintus 11 : 1 (BIS)
Ikutilah teladan saya, seperti saya pun menikuti teladan Kristus.
Renungkanlah Mazmur 123 : 1 - 3, dan jadikan Tuhan sebagai hal utama dalam kehidupan kita.
Tuhan Yesus Memberkati